add

5 Posting Terbaru

Sabtu, 31 Mei 2008

Indosat Gandeng Bobotoh Persib

BANDUNG, JUMAT - Meski bukan hal baru, pendekatan komunitas masih menjadi salah satu langkah yang ditempuh peru sahaan kartu seluler. Komunitas pendukung tim sepakbola adalah salah satu pilihan potensial.

Inilah yang dilakukan PT Indosat West Java Regional Office (WRJO). Bekerja sama dengan PT Tazakka, Jumat (30/5) malam, PT Indosat WRJO meluncurkan program kartu seluler IM3 Bobotoh Bangeetss. Bobotoh dalam bahasa Sunda berarti pendukung. Meski bisa berarti universal, kata bobotoh sudah melekat dengan tim Persib. Sesuai namanya, kartu perdana IM3 ini memiliki beberapa fitur khusus yang diperuntukkan bagi bobotoh Persib, seperti i-ring dari album digital Jayalah Persibku, wallpaper bertema bobotoh, serta telepon irit sesama bobotoh.

Bobotoh juga bisa mengakses berita harian Persib, jadwal pertandingan, dan profil pemain. Untuk layanan fitur lainnya, PT Indosat juga menggandeng tiga bintang Persib, yakni Nova Ariyanto, Tema Mursadat, dan Maman Abdurahman. Dalam hitungan ekonomi, jumlah bobotoh memang termasuk pasar yang cukup menjanjikan. Dalam setiap pertandingan Persib saja, Stadion Siliwangi yang berkapasitas 30.000 penonton selalu penuh. Ini belum termasuk bobotoh yang tersebar di wi layah-wilayah lain dan hanya bisa menikmati pertandingan Persib melalui televisi.

Head of PT Indosat WRJO Bambang Wirawanto mengatakan, jumlah komunitas bobotoh di Jawa Barat tergolong besar. Hal ini menunjukkan perhatian masyarakat pada klub kesayangan mereka yaitu persib sangat tinggi. Program IM3 Bobotoh Bangeetss merupakan salah satu bentuk komitmen PT Indosat untuk terus memberikan kepuasan bagi pelanggan serta mengeluarkan layanan yang inovatif, kata Bambang.

Ia mengakui, program ini tak terkait langsung dengan Persib dalam arti PT Indosat tak menjadi sponsor klub kebanggaan warga Bandung bahkan Jawa Barat itu. Presiden Direktur PT Tazakka Ari Noorzaman mengatakan, pihaknya sangat berhati-hati terkait nama Persib. Sebenarnya kami ingin sekali menggunakan nama program Persib Bangeetts. Namun, kami tak ingin ada masalah di kemudian hari. Apalagi di saat Persib menuju era profesionalisme seperti sekarang ini, kata Ari.

Jumat, 30 Mei 2008

Krisis Listrik Nasional


BANDUNG, TRIBUN - Krisis listrik di sistem kelistrikan Jawa Bali (Jawali) masih berlanjut. Akibatnya, pemadaman tidak hanya pada pelanggan rumah tangga tapi juga industri, layanan umum atau public service, keculai sosial seperti rumah sakit.


PLN juga mengimbau pengelola RS untuk bisa mengurangi atau menghemat penggunaan listrik. Skema lain yang diambil PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJBB) adalah dengan mengurangi jadwal penggunaan listrik pada bilboard elektronik.


Bahkan PLN juga melakukan penangguhan bagi pelanggan yang ingin sambungan listrik baru atau tambah daya. Demikian diungkapkan Sumarsono, Manager Bidang Komunikasi Hukum dan Administrasi PT PLN DJBB di Kantor PLN DJBB Jalan Asia Afrika, Kamis (29/5).


Menurut Sumarsono, pihaknya hingga kini belum mendapat kepastian sampai kapan krisis listrik ini akan berakhir. Karena itulah pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat terganggunya pelayanan PLN dalam beberapa terakhir ini.


"Kami mohon maaf, khususnya bila adanya pemadaman. Kita berusaha agar pemadaman tidak terjadi, namun daya yang digunakan cukup besar sementara pasokan berkurang," katanya.


Ia mengatakan, Jabar-Banten selama krisis listrik terjadi mengalami defisit listrik yang fluktuatif. Dan data terakhir, Jabar-Banten mengalami defisit hingga mencapai 700 MegaWatt (MW). Jumlah ini cukup besar mengingat penggunaan listrik di Jawa Barat cukup tinggi.


"Jawa Barat termasuk daerah yang cukup banyak menggunakan energi listrik, karena memang di wilayah ini industri sangat banyak. Dari total 7,6 juta pelanggan PLN, 75 persennya adalah pelanggan industri," katanya. (Tribun Jabar)

Heboh Zaini Pemilik Dana Triliunan


BANDUNG, JUMAT - Ratusan pengusaha, bankir, pejabat pemerintah memenuhi Villa Istana Bunga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (29/5). Mereka menunggu kepastian dana belasan triliun yang dikatakan akan dikucurkan untuk membiayai proyek ratusan miliar.

Ahmad Zaini Suparta (52) mengaku memiliki dana belasan ribu triliun tersebut. Dana tersebut akan digunakan untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia melalui sejumlah proyek yang diajukan tamu undangan kemarin.

Ahmad mengaku memiliki harta tersebut sebagai warisan dari orang tuanya, Suparta, yang mempunyai kolateral emas yang disimpan di sejumlah bank di AS, China, dan Eropa. Achmad mengaku dananya baru diketahui 1.000 hari setelah kematian orang tuanya. "Empat puluh delapan Bank telah menyatakan siap menerima aliran dana tersebut. Kita tunggu saja dalam waktu dua minggu ini," ucap Ahmad, pada public multi project, kemarin.

Menurutnya, hartanya 20 kali lipat dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). "Cukup menyejahterakan bangsa Indonesia selama 35 tahun ke depan," ujar pria yang mengaku berasal dari Banten dan mempunyai istri berna Dewi Sri Wulan Birawati. Dana APBN Indonesia saat ini sekitar Rp 836 triliun. Ini berarti dana yang diakui dimiliki Achmad Zaini sekitar Rp 16.720 triliun.

Jika harta Achmad Zaini ini benar ada, ia berarti mengalahkan kekayaan Menteri Koordinar Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie. Beberapa hari lalu, Aburizal yang berasal dari Lampung ini dinobatkan sebagai pria terkaya di Asia Tenggara oleh Globe Asia, dengan nilai kekayaan Rp 85,9 triliun.

Bangun Sekolah

Ahmad berniat membangun daerah pelosok di tanah air dengan memprioritaskan terlebih dahulu pembangunan kesehatan dan pendidikan. "Saya akan membangun sekolah dan rumah sakit di 10 kabupaten terlebih dahulu," tutur Ahmad. Selain itu, ia juga berencana membangun sirkuit Formula 1 dan Moto GP di Klungkung, Bali.

Sepuluh kabupaten yang akan mendapatkan dana untuk pembangunan 10 rumah sakit dan 10 sekolah di antaranya adalah, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Katapang, Tanjung Balai, dan Bima.

Ia yakin dananya dapat digunakan program pembangnan kesehatan dan pendidikan di 283 kabupaten. Ia mengaku proses hukum pengaliran dana fantastis ini sudah dilakukan melalui koordinasi Bank Indonesia, Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK), dan pejabat terkait lainnya.

Acara public expose kemarin, yang diadakan Yayasan Galuh Pakuan, sempat tertunda. Acara rencananya diadakan di Gedung Graha Siliwangi, namun dipindah ke Parongpong karena lantaran belum ada izin keramaian. Acara dihadiri pengusaha, pejabat dari seluruh Indonesia dan bankir. Di antara perusahaan yang disebut-sebut telah mengajukan proposal di antaranya dari perusahaan semen, Bakriinvestindo, dan Jasa Marga.(Tribun Jabar)

Kamis, 29 Mei 2008

Misteri Blue Energy PT Corelab Hanya Pernah Uji Sifat Fisik Banyugeni


Jakarta - PT Corelab Indonesia membenarkan pernah menguji Banyugeni, blue energy yang dikembangkan oleh Pusper Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang diduga juga melibatkan kelompok Joko Suprapto.

"Pada dasarnya kita laboratorium independen. Siapa saja boleh menguji ke Corelab Indonesia. Untuk Banyugeni, memang pernah tapi sekali saja," kata Supervisor PT Corelab Indonesia Dedi Supriyadi dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (29/5/2008).

Lalu apa hasilnya? Menurut Dedi, uji produk yang dilakukan sekitar akhir 2007 atau awal 2008 itu hanya menguji physical properties-nya saja. Artinya, hanya menguji sifat fisik seperti warna dan bau.

Mengenai interpretasinya, kata Dedi, Corelab menyerahkan kepada klien.

"Kita hanya menganalisa physical properties. Mengenai komposisinya kita tidak menganalisa," ujarnya.

Apakah itu bisa disebut bahan bakar? "Sepertinya bisa dibilang bahan bakar," katanya.

Dalam berita di situs Banyugeni, Rektor UMY mengungkapkan hydrofuel tersebut ditemukan melalui serangkaian penelitian selama setahun terakhir. Produk tersebut sudah diuji di PT Corelab Indonesia, sebuah laboratorium internasional yang independen. Hasilnya secara meyakinkan menunjukkan bahwa biofuel tersebut telah memenuhi standar bahan bakar BP Migas.

BanyugeniTM dikembangkan oleh para peneliti yang terdiri dari Purwanto, Bledug Kusuma Prasadja, Tony K. Haryadi, Lilik Utari, dan Nike Triwahyuningsih.(detik.com)

Seurieus Gandeng Winda Idol


Grup band Seurieus tertarik menggandeng seorang vokalis cewek untuk lagu Pantai Cinta di album terbaru mereka, Serdadu Rock.

Grup yang diawaki Candil (vokal), Hayam (drum), Ezy (keyboard), Dinar (gitar), Mulki (bas), dan Koko (gitar) ini memilih Winda "Idol" alias Sasha dalam sitkom OB. "Tadinya, kita enggak punya rencana duet bareng vokalis cewek. Waktu konser Maia (ketika itu masih grup "Ratu") di Padang, Winda ikut tampil. Kita dengar vokal Winda ternyata keren, powerful. Akhirnya, kita kepikiran untuk mengajak Winda duet di lagu Pantai Cinta," kisah Dinar saat peluncuran album Serdadu Rock oleh label Musica Studio's di Blitz Cafe, Grand Indonesia, Jalan MH Thamrin, Rabu (28/5).

"Kita pikir, menyanyi bareng vokalis cewek mungkin membuat lagu ini lebih manis, dan manusiawi. Ya daripada dengar suara Candil terus, bosan," ujar Dinar.

"Waktu ditawari duet, gue bilang,'Hah, serius lo?' Kabar itu disampein manajer gue. Begitu tahu Seurieus yang ngajak, aku langsung mau, karena mereka bisa jadi legend rock. Lihat nih, gue bisa di sini aja bangga," kata Winda sambil berseloroh.

Mungkin, Seurieus mulai tidak pede sehingga mengajak Winda untuk mendongkrak penjualan album? "Gue mana laku dijual? Sekarang ini aja baru ada yang beli," ucap Winda.

"Kita bilang, Winda cukup menjual. Justru yang menarik, siapa yang mau duet di lagu ajaib begini (Pantai Cinta), kalau bukan perempuan ajaib seperti Winda," sahut Candil.

Karena berduet dengan Candil, Winda dituntut mampu mengimbangi vokal Candil yang powerful tinggi melengking. "Pas mau rekaman, aku memang disuruh teriak-teriak. Ya, aku diajarin sama rockerini," ungkap Winda.

Di album ini Seurieus konsisten berada di jalur rock era 1990-an. "Dulu, kita gembar-gembor musik kita happy metal, pelesetan heavy metal. Sekarang, kita sebut musik kita so happy metal, karena negara kita juga dalam keadaan yang enggak happy, jadi maksain happy," jelas Mulki.

Yang baru di album ini adalah cover albumnya. "Dulu, kita eksplorasi ilustrasi, sekarang fotografi, dibantu fotografer Anton Ismail. Pilihannya dua, foto kita yang ganteng atau yang keren. Kita sepakat pilih yang keren," papar Candil. "Ya, akhirnya Anton sadar, kita band yang modal tampang," timpal Hayam.

Klip lagu pertama di album ini, Gelap Mata, sudah dikerjakan dan disutradarai langsung oleh Anton Ismail. Rencananya, Anton juga yang menggarap klip lagu kedua, Sama-sama Cari Makan.

Scott Ungkap Busuknya Bush


WASHINGTON, KAMIS - Selama ini Presiden Amerika Serikat George W Bush tidak ”terbuka, jujur, dan terus terang tentang Irak” dan selalu mengumbar ”propaganda” untuk menjual perang yang tidak perlu terjadi.

Hal itu diungkapkan Scott McClellan, mantan juru bicara di Gedung Putih, Selasa (27/5), dalam buku barunya yang berjudul What Happened: Inside the Bush White House and Washington’s Culture of Deception.

Di dalam harian The Washington Post juga dipaparkan bahwa McClellan (40) yang pernah amat kuat membela kepentingan Bush dan kebijakan AS itu juga menulis perang Irak sebenarnya ”tak perlu” terjadi dan benar-benar menjadi ”kesalahan strategis yang sangat serius”.

”Sebenarnya saya suka dan menghormati Bush. Namun, Bush dan tim penasihatnya sudah mencampuradukkan kampanye propaganda dengan kejujuran yang dibutuhkan demi meraih dukungan rakyat,” tulis McClellan dalam bukunya yang akan diterbitkan pekan depan itu.

”Penangkis” dan ”penyulap”

McClellan yang pernah berada di Gedung Putih dari tahun 2003 sampai 2006 itu juga menganggap Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice tangkas dalam menangkis tudingan. Wakil Presiden Dick Cheney dianggap McClellan sebagai ”penyulap” yang mengendalikan berbagai kebijakan AS dari balik layar tanpa meninggalkan jejak sedikit pun.

Sementara di dalam harian The New York Times juga dipaparkan isi buku McClellan tentang peran Rice yang pernah menjadi salah seorang penasihat keamanan nasional Bush 2001-2005. ”Apa pun kesalahan yang terjadi, tidak tahu bagaimana, Rice selalu saja dapat menghindar dan seakan tidak terlibat. Rice tahu betul cara menghindari persoalan dan tetap muncul seperti layaknya seorang bintang,” tulis McClellan yang baru saja menyadari bahwa selama ini ia merasa ”tertipu”.(Kompas.com)

Bill Gates Buka Mulut tentang Windows 7

JAKARTA, KAMIS – Dalam ajang Windows Digital Lifestyle Consortium di Tokyo, Bill Gates akhirnya buka mulut tentang fitur baru pada Windows 7. Seperti kita tahu, Windows 7 adalah nama kode dari sistem operasi mendatang Microsoft.

“Kami sedang bekerja keras,” kata Bill. Ia menekankan, versi Windows 7 nanti akan lebih hemat daya, lebih hemat memori, lebih efisien, dan punya lebih banyak koneksi ke ponsel.

Yang menarik adalah teknologi multi-touch yang diperlihatkan saat itu. Sebuah aplikasi baru, Touchable Paint, dimunculkan di layar. Lalu dengan menggunakan ke-10 jarinya, si pendemo menggambar sebuah pohon. Berikutnya, ia memunculkan galeri foto untuk menunjukkan betapa mudah dan cepatnya memanipulasi foto. Zoom dengan dua jari, berpindah-pindah di sebuah slideshow, dan melakukan panning satu jari melalui thumbnail.

Pada aplikasi peta, data bisa dipanggil dari Windows Live Local dan Microsoft Virtual Earth. Aplikasi ini menawarkan pandangan ‘jalan’ dan ‘aerial”. Pencarian lebih detail bisa saja dilakukan untuk menunjukkan arah jalan.

Apa yang didemokan terlihat memikat. Namun satu pertanyaan yang tetap menggantung. Kapan ya Windows 7 ini meluncur? Apakah tahun 2009 seperti pernah diprediksikan? Atau lebih cepat dari itu?(Kompas.com)

Masyarakat Menyebutnya Kompor SBY


Faisal (28), warga Kampung Bojong, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Rabu (28/5), bergegas menyiapkan seperangkat alat kerjanya. Ada sebuah drum besar, dua potongan pipa pralon berbeda ukuran, dan sekarung serbuk limbah gergaji.

Lelaki asal Wiradesa, Pekalongan, Jawa Tengah, itu tengah menyiapkan perlengkapan untuk merebus kedelai sebagai bahan baku tempe. Sejak awal bulan ini, dia beralih menggunakan serbuk gergaji, bukan lagi minyak tanah atau kayu bakar untuk memasak kedelai. "Kami menyebutnya kompor SBY. Karena model memasak menggunakan kompor seperti ini mulai ada di sini sejak Presiden SBY menaikkan harga BBM 2005 lalu," ujar Nurjayadi (26), tetangga Faisal yang juga tengah bertandang.

Apa yang disebut kompor oleh Faisal dan Nurjayadi sebenarnya lebih tepat disebut tungku. Karena bentuknya permanen, terbuat dari kombinasi bata-semen-pasir. Diameter luar tungku itu sebangun dengan diameter dasar drum, atau selisih 10 sentimeter dari diameter bagian dalamnya.

Di salah satu sisi tungku terdapat lubang seukuran 3 inci (7,5 cm). Pada lubang itulah Faisal memasukkan satu potongan paralon, satu potongan lainnya yang berukuran 4 inci ditata berdiri di tengah tungku. Lalu dimasukkannya serbuk gergaji ke tungku itu sembari diinjak untuk memadatkan.

Setelah dirasa cukup padat, ditariknya kedua pralon beda ukuran itu, sehingga menyisakan dua rongga pada tumpukan serbuk gergaji yang berada di tungku tersebut. Faisal pun memasukkan kertas pada rongga di tengah tungku lalu membakarnya dengan korek api untuk menyalakan apa yang disebutnya Kompor SBY itu.

Faisal mempraktikkan cara memasak menggunakan serbuk gergaji setelah harga minyak tanah kian tak terjangkau. dan, harga kayu bakar juga ikut-ikutan naik. Kini harga minyak tanah Rp 3.150 - Rp 3.200 per liter di tingkat pangkalan. Jika membelinya secara eceran, dia bisa kena harga Rp 4.000 per liter.

Belum genap sebulan mempraktikkan cara memasak seperti itu, Faisal sudah merasakan bagaimana caranya berhemat. Pengeluarannya untuk sekadar memasak kedelai sudah bisa ditekan hingga lebih 60 persen. Dia membandingkan, untuk memasak 40 kilogram kedelai dengan kompor minyak tanah dia harus mengeluarkan uang Rp 20.000, dan jika menggunakan kayu bakar habis Rp 14.000 sekali masak.

Namun dengan menggunakan serbuk gergaji, dia cukup menghabiskan setengah karung ukuran 50 kilogram. Padahal, harga serbuk gergaji per karung ukuran 50 kilogram antara Rp 5.000 - Rp 6.000. "Waktu masaknya juga lebih cepat. Kalau menggunakan minyak tanah butuh waktu sekitar 2,5 jam, sekarang dengan serbuk gergaji ini cukup 2 jam," tutur Faisal.

Banyak peminat

Kurnia (44), sang pemasok serbuk gergaji, menyebut harga serbuk gergaji itu tergantung lokasi pengiriman. Kalau hanya beli serbuk gergajinya saja cukup Rp 5.000 sekarung. Kalau plus karungnya tambah Rp 1.000, jadi Rp 6.000. "Sekarang ini sudah banyak yang menggunakan serbuk gergaji begini. Ada yang sekadar untuk keperluan rumah tangga, ada pula untuk usaha kecil," ungkapnya.

Warga Kampung Baru RT 04/01 Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, itu kini mampu menjual 50 karung ukuran 50 kilogram dalam dua minggu. Tak kurang dari 30 orang yang rutin mengharapkan pasokannya.

Untuk keperluan rumah tangga, ukuran kompor tersebut menyesuaikan dengan kebutuhan. Nurjayadi, salah satu pengguna serbuk gergaji untuk keperluan rumah tangga, hanya menghabiskan satu karung ukuran 50 kilogram selama 10 hari. Itu artinya, pengeluaran untuk pembelian bahan bakar hanya Rp 500 per hari. "Benar-benar irit," katanya. Mau mencoba? (Kompas.com)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Topik Populer Bulan ini