5 Posting Terbaru

Jumat, 20 April 2012

Pesawat Ulang alik Discovery di Musium-kan

 Kapal Ulang-alik NASA Discovery dimusiumkan di National Air and Space Museum di Virginia. Pesawat ini telah menjalani 39 misi ruang angkasa dengan jarak lebih dari 200 Juta Kilometer

Pesawat Ulang-alik Discovery diangkut oleh pesawat Boing 747

Perpisahan untuk selamanya dari misi ruang angkasa. Discovery, wahana ulang alik tertua dan paling sering melakukan misi ke antariksa, untuk terakhir kalinya terbang dari stasiun ruang angkasa Cape Canaveral di Florida Selasa (17/4). Dengan "digendong" oleh pesawat Boeing 747, Discovery tidak meluncur ke antariksa, melainkan menuju ke Washington. Sebelum mendarat di Dulles Airport Washington, wahana ulang alik tertua itu diajak melakukan terbang kehormatan mengelilingi ibukota Amerika Serikat.


Di Washington "Discovery" selanjutnya akan dipamerkan di Udvar-Hazy Center yang berlokasi dekat bandara Dulles, sebuah Musium di bawah Smithsonian Institute. Di musium nasional penerbangan dan antariksa itu, Discovery akan menempati lokasi yang sebelumnya digunakan memamerkan prototype "Enterprise", yang akan dipindahkan ke New York.

Wahana ruang angkasa lainnya yang juga dipensiunkan "Endeavour", menurut rencana akan dibawa ke Los Angeles akhir tahun ini, dan dimusiumkan di sana. Sementara "Atlantis" akan tetap berada di stasiun ruang angkasa Kennedy Space Center di Cape Canaveral.

Berakhirnya sebuah era ruang angkasa
Dengan memusiumkan "Discovery" sebuah era penjelajahan ruang angkasa yang dimulai tiga dekade lalu secara resmi berakhir. "Amat menyedihkan, melihat bagaimana hal itu terjadi", kata astronot perempuan Nicolle Stott, yang merupakan awak terakhir dari wahana ruang angkasa "Discovery".

Discovery memulai penerbangan perdana ke ruang angkasa tahun 1984, dan semenjak itu melakukan seluruhnya 39 kali penerbangan. Setelah bencana meledaknya "Challenger" tahun 1986, Discovery merupakan wahana ulang alik pertama yang kembali diluncurkan ke antariksa.

Juga setelah kecelakaan terbakarnya "Columbia" pada saat kembali memasuki atmosfir bumi 2003, Discovery-lah yang menjadi wahana ulang alik berawak pertama yang kembai diterbangkan ke ruang angkasa.

Discovery mencatat sejarah lainnya, sebagai wahana ulang alik yang mengangkut teleskop ruang angkasa Hubble ke antariksa. Juga sebagai wahana ruang angkasa Amerika Serikat pertama yang bergabung dengan stasiun ruang angkasa Rusia, Mir.

"Discovery adalah bintangnya armada wahana ulang alik Amerika". kata kuratot musium Valerie Neal. "Wahana ini melakukan semua tugas yang harus dilakukan pesawat ulang alik. Yang istimewa, Discovery melalukan lebih banyak misi dibanding wahana ulang alik lainnya", tambah Neal.










Sumber : http://www.dw.de/dw/article/0,,15889039,00.html 
Photos by Justin Ray/Spaceflight Now

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Topik Populer Bulan ini