5 Posting Terbaru

Sabtu, 01 Maret 2008

Arroyo Bersumpah Mengatasi Militan



Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo bersumpah untuk mengalahkan militan Islam "dengan tangan besi".

Arroyo mengatakan, "tekanan tanpa henti" terhadap pemberontak telah mendatangkan hasil.

Arroyo mengeluarkan pernyataan ini setelah militer Filipina mengumumkan Abu Sulaiman, seorang anggota senior kelompok pemberontak Abu Sayyaf, terbunuh dalam baku tembak.

Amerika Serikat menjanjikan imbalan 5 juta dolar, dalam memburu Abu Sulaiman, yang juga dikenal dengan nama Jainal Antal Sali, yang dituduh berperan dalam penculikan sekelompok wisatawan tahun 2001.

Penculikan ini menyebabkan kematian dua warga Amerika dan sejumlah korban lain.

Sulaiman juga diyakini terlibat dalam pemboman kapal penumpang di Filipina tengah pada tahun 2004, yang menyebabkan sedikitnya 100 orang tewas.

'Perketat jaring'

Militer Filipina mengumumkan hari Selasa bahwa Sulaiman terbunuh dalam baku tembak sengit antara pasukan pemerintah dan pejuang Abu Sayyaf.

Bulan Desember, militer juga mengumumkan pimpinan Abu Sayyaf, Khaddafy Janjalani, mungkin telah terbunuh, namun ini masih belum dikukuhkan.

"Pemerintahan ini bertekad untuk menuntaskan tugas dengan tangan besi terhadap kejahatan," kata Arroyo kepada para panglima militer di kamp militer utama Manila, seraya memuji mereka atas prestasi mereka baru-baru ini.

"Tekanan tanpa henti yang kita lakukan di lapangan telah memakan korban, dan kita akan terus menekan sampai semua teroris dan jaringan rahasia mereka ditemukan," katanya.

Arroyo menambahkan, Filipina juga akan bekerja lebih erat dengan para sekutunya, termasuk Amerika Serikat untuk menghenitkan pergerakan para pembom dan aliran dana mereka.(Sumber BBC-Indonesia )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Topik Populer Bulan ini