5 Posting Terbaru

Rabu, 05 Agustus 2009

Anak Mbah Surip Ngamuk!


Farid Wahyu DP, anak kedua Mbah Surip, terpancing emosinya ketika sejumlah wartawan dan kamerawan terus berusaha mewawancarai keluarganya, yang tengah berada di Hotel Kaisar, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (5/8).

Farid sempat mengusir sejumlah juru kamera yang terus merekam keluarga mereka yang tengah bersiap pulang ke Mojokerto, Jawa Timur, seusai menghadiri pemakaman Mbah Surip sekaligus pernikahan putrinya, Resia Tri Tresnawati (25), di Bengkel Teater WS Rendra di Citayam, Depok, Jawa Barat, Selasa malam.


"Apa-apan nih siapa yang ngizinin wawancara? Enggak puas-puas dari semalam. Enggak tahu keluarga masih berkabung!" teriak Farid sewot.

Sikap Farid yang terbakar emosi sempat ditenangkan oleh pihak keluarga, dengan berusaha menariknya masuk ke lobi hotel untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Farid, yang tak berkenan dengan kehadiran wartawan, sempat mengusir.

Usaha pihak keluarga untuk menenangkan Farid tak mulus. Ia sempat berontak dan akhirnya melempar botol minuman mineral berisi air dan sempat mengenai kepala seorang kamerawan dari stasiun berita televisi swasta.

"Eling Farid... Eling...," teriak seorang perempuan sambil memeluk erat Farid.

Akibat kejadian itu, salah seorang anggota keluarga sempat meminta maaf dan meminta agar para juru kamera tidak lagi mengambil gambar dan menghargai keluarga yang masih dalam suasana berkabung.

Setelah peristiwa tersebut, Farid akhirnya dibawa ke dalam mobil APV abu-abu. Rombongan keluarga Mbah Surip pun berlalu dan pulang menuju Mojokerto, Jawa Timur.


Cari: UNESCO Putuskan Batik Tulis Indonesia Sebagai Pusaka Dunia


TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Meski batik telah bermunculan di berbagai belahan dunia, Indonesia boleh bernafas lega, karena akhirnya memperoleh pengakuan dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization atau Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB yang memutuskan batik Indonesia sebagai warisan pusaka dunia. Pengakuan akan diberikan pada 2 Oktober 2009 mendatang. »Sudah diproses dan diputuskan bahwa batik Indonesia sebagai pusaka dunia, yang akan diumumkan pada 2 Oktober mendatang,” kata Ketua Umum Yayasan Sekar Jagad, Suliantoro Sulaiman kepada Tempo, dalam acara peragaan busana dalam rangka Jogja Fashion Week di Pagelaran, Keraton, Yogyakarta, Rabu, (5/8).
ADVERTISEMENT


Yayasan Sekar Jagad adalah salah satu organisasi pecinta batik yang ikut menyiapkan risalah data dan memberikan pernyataan mengenai keberadaan batik kepada UNESCO. Pihak lain yang ikut mengajukan dan menandatangani soal kepemilikan batik Indoneisa ini adalah pemerintah pusat melalui Kantor Dagang Indonesia dan Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono sebagai pemilik Museum Batik Indonesia serta berbagai pihak yang selama ini konsen dengan batik Indonesia.

Hanya saja, Suliantoro memberi catatan, batik yang diakui UNESCO ini adalah batik tulis. »Jadi batik sebagai pusaka dunia adalah batik tulis, bukan batik printing,” katanya. Sebab, bila batik printing, maka belahan negara lain, seperti Hongkong, Malaysia, dan Cina juga telah memilikinya.

Dengan pengakuan ini, dia berharap batik tulis bisa mendunia dan menjadi cenderamata bagi pariwisata Indonesia, khususnya Yogyakarta. Mengenai batik Yogyakarta sendiri, Suliantoro menyatakan batik Yogyakarta kaya akan motif dan salah satu yang unik dan kuno. »Sudah ada sejak zaman Mataram Kuno dan tetap lestari hingga saat ini,” kata Suliantoro. Apalagi Yogyakarta selama ini, juga dikenal sebagai kota budaya.

Dengan pengakuan batik tulis mendunia, berarti juga akan mensejahterakan para pengrajin batik. »Soalnya pengrajin batik tulis sebagian besar tinggal di pesisir, di desa-desa, dan di kampung-kampung. Semoga kini bisa lebih sejahtera,” kata Suliantoro.

Terpisah, Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku belum mendengar soal keputusan UNESCO ini. Namun Sultan mengatakan pengajuan batik Indonesia sebagai kekayaan budaya Indonesia merupakan bentuk proteksi terhadap kekayaan asli Indonesia. »Negara lain berproduksi silahkan saja, tetapi batik Indonesia tetap mendapat pengakuan dunia,” kata Sultan.


The Early Word - G.I. Joe: The Rise of Cobra


At first there was doubt that this Hasbro toy line could make the jump to the big screen as successfully as the Transformers did. Paramount Pictures, the studio releasing the movie, has been fighting mixed reactions to the trailers from fans of the original cartoon, along with false rumors of creative disputes and bad reactions from test screenings.

Now Paramount is causing a stir by not screening the movie for critics before it goes into theaters. According to the Associated Press, the studio doesn't want a repeat of the unfavorable reviews that "Transformers: Revenge of the Fallen" received earlier this summer.


On the surface, this negative buzz does not bode well for "G.I. Joe" But the few online journalists invited to screen the movie last week say that these "real American heroes" deliver a fun, exciting popcorn flick that gives those giant robots a run for their money.

"'G.I. Joe' is the superior film to 'Transformers' in every way," proclaims LatinoReview.com. "It is, hands down, the most action packed movie of the summer." HitFix.com says the movie is "big, ridiculous, and way more fun than I would have thought possible." AintItCool.com sums it up this way: "You will be thoroughly entertained by this movie that simply never lets up on the action."

"G.I. Joe: The Rise of Cobra" opens on Friday. To preview the movie's over-the-top action, take a look at these clips.


Selasa, 04 Agustus 2009

Di Twitter, Mbah Surip Lebih Tenar dari Michael Jackson


JAKARTA - Mbah Surip ternyata lebih tenar daripada Michael Jackson. Itulah yang terjadi di Twitter saat ini.

Saat dikunjungi Kompas.com, Selasa (4/8) siang ini, nama Mbah Surip langsung melesat menjadi toipki terpopuler. Dari 10 topik teratas kata kunci "Mbah Surip" berada di peringkat ketiga. Sedangkan Michael Jackson hanya di urutan 9.


Ini menunjukkan bahwa pengguna Twitter di seluruh dunia saat ini lebih banyak yang memposting dengan kata kunci Mbah Surip daripada Michael Jackson. Rata-rata, mereka menuliskan ucapan duka cita atas meninggalnya kepada Mbah Surip.

Beberapa pengguna layanan situs jaringan sosial di dunia maya juga mengait-katkan meninggalnya Mbah Surip dengan Michael Jackson. Selain Twitter sebelumnya juga di facebook fans Mbah Surip. "Abis Michael Jackson sekarang Mbah Surip...," tulis pengguna berinisial inireina.

Bukan hanya itu, bahkan operator selular XL sudah lebih dulu menjadikan ikon Mbah Surip dalam satu iklan dengan sosok Michael Jackson. Dalam iklan TV terbarunya, Mbah Surip muncul dengan Michael Jackson meski jadi-jadian.

Mbah Surip memang fenomenal. Meski baru tenar dengan lagu "Tak Gendong" namanya sudah melegenda.

Penggemar Serbu Facebook Mbah Surip


JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar meningalnya Mbah Surip langsung menyebar cepat melalui internet. Para penggemar artis yang nyleneh ini pun beramai-ramai menyampikan simpati da ucapan duka cita melalui Facebook.

Ucapan duka cita mulai muncul di halaman facebook fans Mbah Surip sejak pukul 11.30. Ada sebagian kecil yang masih mempertanyakan kebenarannya.



"Bah bah meninggal ya," tulis Abhie Shaputra. "beneran mbah surip meningal???" tulis Akbar Fadhil seperti tak percaya menerima kenaytaan tersebut.

Meski demikian, sebagian besar fans umumnya menulis ucapan rasa duka cita. Tak lupa beberapa menyelipkan komentar nyleneh yang identik dengan Mbah Surip.

"I love u pull... semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT...," tulis Imat Hikmatullah Rasyid.

"sLmat jLn mbah surip.. Tawa canda mu tkan prnah kmi lupa kn. Meski kau tlah tiada. Tapi kau akan tetap sllu dihati kami selama nya.. "I LOVE U FULL" mbah surip," tulis Zany Maulana.

Bahkan ada yang menyamakan meninggalnya Mbah Surip sebagai musibah besar kedua setelah Michael Jackson. "Setelah Michael Jackson, Sekarang kita kehilangan "another legend": Mbah Surip... Rest in Peace, Brother....," tulis Ferdy Kuntoro.

Selama ini Mbah Surip yang selalu tampil dengan membawa gitar dan tambut gimbal memang banyak disebut sebagai salah satu ikon reggae Indonesia. Meski baru tenar dengan satu lagunya "Tak Gendong" Mbah Surip sudah melegenda.

Sampai sekarang fans Mbah Surip di Facebook tercatat mencapai hampir 300.000 orang. Mbah Surip dikabarkan meninggal dunia pukul 10.30 di RS Pusdikkes Jakarta Timur.



Mbah Surip Akan Dimakamkan di Mojokerto



Jakarta - Jenazah Mbah Surip 'Tak Gendong' telah meninggalkan RS Dik Pusdikkes, Jakarta Timur. Mbah Surip akan dikebumikan di kampung halamannya, Mojokerto, Jawa Timur.

"Sekarang sudah dibawa, katanya langsung ke Mojokerto," kata perawat UGD RS Dik Pusdikkes, Lettu Sukadi, di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta, Selasa (4/8/2009).


Mbah Surip dilarikan ke RS Dik Pusdikkes dalam kondisi telah meninggal dunia. Mbah Surip sebelumnya sempat dirawat di kediaman pelawak Mamiek Prakoso, anggota Srimulat. Penyanyi nyentrik ini mengalami gagal jantung.


Mbah Surip 'Tak Gendong' Alami Gagal Jantung



Jakarta - Penyebab kematian Mbah Surip 'Tak Gendong' sudah diketahui. Mbah Surip menderita gagal jantung.

"Tadi dia meninggal pukul 10.20 WIB. Setelah dicek mengalami gagal jantung," kata perawat UGD RS Dik Pusdikkes, Lettu Sukadi, di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Selasa (4/8/2009).

Mbah Surip dilarikan ke RS Dik Pusdikkes dalam kondisi telah meninggal dunia. Mbah Surip sebelumnya sempat dirawat di kediaman pelawak Mamiek Prakoso, anggota Srimulat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Topik Populer Bulan ini