Terbongkarnya program mata-mata internet yang dilakukan Amerika Serikat memunculkan pertanyaan, apakah bisa pemerintah Indonesia melakukan yang sama. Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan pemerintah tidak punya akses langsung seperti itu.
Tifatul menyatakan, harus ada permintaan resmi ke pihak penyelenggara dulu, misal ke Google. Permintaan ini umumnya dilakukan penegak hukum seperti polisi atau pengadilan.
"Penyadapan terhadap suspect atau tersangka kejahatan misal terorisme atau korupsi bisa dilakukan oleh aparat hukum," kata Tifatul Sembiring kepada VIVAnews, Kamis 4 Juli 2013. Namun aparat hukum harus menghubungi dulu penyelenggaranya, misal seperti Google atau Yahoo.
Blog ini menyajikan berita terhangat baik dari dalam negeri maupun dali luar negeri.
5 Posting Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Jumat, 05 Juli 2013
Jumat, 14 Juni 2013
Kelompok Radikal Poso Kuasai Banyak Senjata
Puluhan senjata dan ratusan amunisi masih dikuasai kelompok garis keras pimpinan Santoso yang bersembunyi di sekitar Gunung Koroncopu. Persenjataan ini antara lain didatangkan dari Moro, Filipina, yang merupakan senjata sisa konflik atau yang direbut dari aparat. Senjata sisa konflik juga diduga masih disimpan warga.
Sebelumnya, polisi membeberkan barang bukti berupa senjata api rakitan dan organik, amunisi, bom rakitan berbagai jenis, dan peralatan lain yang lazim digunakan dalam perang atau latihan perang, yang diduga milik kelompok Santoso. Senjata-senjata tersebut ditemukan saat penyisiran di Gunung Koroncopu.
Sebelumnya, polisi membeberkan barang bukti berupa senjata api rakitan dan organik, amunisi, bom rakitan berbagai jenis, dan peralatan lain yang lazim digunakan dalam perang atau latihan perang, yang diduga milik kelompok Santoso. Senjata-senjata tersebut ditemukan saat penyisiran di Gunung Koroncopu.
Rabu, 17 April 2013
6 Operasi pasukan elit dunia yang tuai pujian
Setiap negara pasti memiliki satuan pasukan elit, yang memiliki kemampuan khusus dibanding pasukan lain. Mereka ditempa dengan latihan-latihan keras untuk mengatasi gangguan keamanan negara lewat operasi-operasi khusus, misalnya ancaman teroris, perang, penyusupan, hingga penyergapan.
Militer Indonesia contohnya, memiliki pasukan Kopassus Angkatan Darat, Pasukan Katak Angkatan Laut, dan Paskhas Angkatan Udara. Sementara Amerika Serikat memiliki Navi Seal, Inggris memiliki SAS. Mereka terlibat dalam beberapa operasi penyelamatan, dan turut mengatasi gangguan teror.
Misalnya penyelamatan sandera dalam kasus pembajakan Pesawat Air France pada 1976 silam. Sebagian besar sandera adalah warga negara Israel. Maka, pasukan khusus negara Yahudi itu kemudian menurunkan pasukan khusus mereka, Sayeret Matkal, untuk menyelamatkan para sandera. Hasilnya, 100 sandera bebas.
Militer Indonesia contohnya, memiliki pasukan Kopassus Angkatan Darat, Pasukan Katak Angkatan Laut, dan Paskhas Angkatan Udara. Sementara Amerika Serikat memiliki Navi Seal, Inggris memiliki SAS. Mereka terlibat dalam beberapa operasi penyelamatan, dan turut mengatasi gangguan teror.
Misalnya penyelamatan sandera dalam kasus pembajakan Pesawat Air France pada 1976 silam. Sebagian besar sandera adalah warga negara Israel. Maka, pasukan khusus negara Yahudi itu kemudian menurunkan pasukan khusus mereka, Sayeret Matkal, untuk menyelamatkan para sandera. Hasilnya, 100 sandera bebas.
Rabu, 10 April 2013
Kisah KRI Pasopati, dari Vladivostok ke Indonesia
Jika Anda melewati Jalan Pemuda, di Kota Surabaya, pasti mata Anda akan melihat sebuah kapal selam berdiri kokoh di pinggir jalan tersebut. Jika Anda memang sengaja hendak berlibur di Kota Pahlawan ini dengan keluarga, tidak ada salahnya mampir dan melihat dari dekat apa dan siapa mengenai keberadaan kapal selam tersebut.
Itulah Monumen Kapal Selam alias Monkasel dimana KRI Pasopati 401 dipajang di sana. Kapal selam ini merupakan salah satu kapal selam TNI Angkatan Laut tipe Whiskey Class buatan Uni Soviet tahun 1952. KRI Pasopati masuk jajaran TNI AL pada 29 Januari 1962 dan turut terlibat dalam operasi pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda kala itu.
Itulah Monumen Kapal Selam alias Monkasel dimana KRI Pasopati 401 dipajang di sana. Kapal selam ini merupakan salah satu kapal selam TNI Angkatan Laut tipe Whiskey Class buatan Uni Soviet tahun 1952. KRI Pasopati masuk jajaran TNI AL pada 29 Januari 1962 dan turut terlibat dalam operasi pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda kala itu.
Senin, 08 April 2013
Tim Jihandak Konga XX-J Berhasil Jinakan Ranjau Darat di Kongo
Sebuah benda yang diduga kuat Ranjau Darat ditemukan oleh seorang prajurit dari Kontingen Bangladesh saat melaksanakan pembersihan Camp mereka. Kejadian ini spontan dilaporkan kepada Markas Besar Brigade Ituri di Bunia. Atas laporan tersebut, pihak Brigade Ituri memerintahkan Kontingen Garuda untuk mengatasi masalah tersebut. Sebagai Satuan Zeni, Kontingen Garuda di Kongo yang terbentuk dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-J memiliki kemampuan penjinak bahan peledak (Jihandak).
Selanjutnya, sesuai perintah dari Brigade Ituri, Tim Jihandak Garuda terbang menuju wilayah Isiro yang terletak 200 Km Barat Daya dari Kota Dungu, dimana Camp Garuda berada dengan menggunakan Helikopter MI-17 milik Bangladesh Air Force (Banair). Setibanya disana, Tim Jihandak Garuda dibawah pimpinan Lettu Czi Wiranggana langsung bergegas melaksanakan tugasnya mengamankan Ranjau dalam radius + 25 M dengan kawat berduri. Selanjutnya melaksanakan pembersihan (clearing) area Ranjau, langkah ini diambil untuk menjaga kemungkinan adanya temuan Ranjau lainnya.
Selanjutnya, sesuai perintah dari Brigade Ituri, Tim Jihandak Garuda terbang menuju wilayah Isiro yang terletak 200 Km Barat Daya dari Kota Dungu, dimana Camp Garuda berada dengan menggunakan Helikopter MI-17 milik Bangladesh Air Force (Banair). Setibanya disana, Tim Jihandak Garuda dibawah pimpinan Lettu Czi Wiranggana langsung bergegas melaksanakan tugasnya mengamankan Ranjau dalam radius + 25 M dengan kawat berduri. Selanjutnya melaksanakan pembersihan (clearing) area Ranjau, langkah ini diambil untuk menjaga kemungkinan adanya temuan Ranjau lainnya.
Senin, 18 Maret 2013
Pegiat Inggris berikrar ungkap program nuklir Israel
Gerakan perdamaian Inggris akan meningkatkan upaya untuk mengungkap kebenaran tentang program nuklir rahasia Israel, kata pegiat terkemuka Inggris seperti dikutip kantor berita IRNA.
Kate Hudson dari Campaign for Nuclear Disarmament (CND) berikrar mengusahakan "dengan sangat kuat untuk membongkar rahasia seputar program nuklir Israel" ketika berbicara dalam diskusi di Berlin pada peringatan ke-10 meletusnya perang AS di Irak.
Ia mengecam rejim Zionis karena beroperasi "sepenuhnya di luar kerangka kerja Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT) atau International Atomic Energy Agency (IAEA)" dan menolak mengizinkan pemeriksaan atau pengawasan internasional.
Kate Hudson dari Campaign for Nuclear Disarmament (CND) berikrar mengusahakan "dengan sangat kuat untuk membongkar rahasia seputar program nuklir Israel" ketika berbicara dalam diskusi di Berlin pada peringatan ke-10 meletusnya perang AS di Irak.
Ia mengecam rejim Zionis karena beroperasi "sepenuhnya di luar kerangka kerja Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT) atau International Atomic Energy Agency (IAEA)" dan menolak mengizinkan pemeriksaan atau pengawasan internasional.
Rabu, 06 Februari 2013
Kisah Guevara, "Sniper" Perempuan dari Aleppo
Dalam sebuah perang banyak hal yang tak dinyana terjadi. Salah satunya adalah seorang perempuan Suriah yang kini menjadi seorang 'sniper' yang menjadi momok menakutkan bagi pasukan yang setia kepada Bashar al-Assad.
Penembak jitu perempuan itu berusia 36 tahun dan di kalangan pasukan pemberontak dikenal hanya dengan nama Guevara, mengambil nama tokoh revolusioner asal Argentina, Ernestio 'Che' Guevara.
Di masa damai, Guevara adalah seorang guru bahasa Inggris yang duduk di dalam sebuah kelas di Aleppo, Suriah.
Namun, kini dengan mengenakan jaket, celana panjang berwarna hijau namun tetap mengenakan jilbab, Guevara duduk di reruntuhan bangunan, menunggu munculnya pasukan pemerintah, sebelum dia melepaskan tembakan.
Penembak jitu perempuan itu berusia 36 tahun dan di kalangan pasukan pemberontak dikenal hanya dengan nama Guevara, mengambil nama tokoh revolusioner asal Argentina, Ernestio 'Che' Guevara.
Di masa damai, Guevara adalah seorang guru bahasa Inggris yang duduk di dalam sebuah kelas di Aleppo, Suriah.
Namun, kini dengan mengenakan jaket, celana panjang berwarna hijau namun tetap mengenakan jilbab, Guevara duduk di reruntuhan bangunan, menunggu munculnya pasukan pemerintah, sebelum dia melepaskan tembakan.
Senin, 04 Februari 2013
Sniper Paling Mematikan di Amerika Tewas Ditembak
Mantan sniper atau penembak runduk Angkatan Laut Amerika Serikat, Chris Kyle, tewas ditembak bersama satu orang lagi di sebuah sasana menembak di Texas. Eddie Ray Routh, 25, diduga membunuh Kyle, 38, bersama Chad Littlefield, 35, pada Sabtu siang di Rough Creek Lodge, 80 kilometer dari Fort Worth, Texas.
"Mereka ditembak dalam jarak dekat," kata Juru Bicara Departemen Keselamatan Masyarakat Texas, Sersan Lonny Haschel, dilansir Reuters, Minggu 3 Februari 2013 waktu setempat.
Kyle merupakan salah satu sniper paling mematikan, telah membunuh 160 orang sepanjang karirnya di Angkatan Laut. Kyle menulis buku "American Sniper" yang menceritakan pelayanan militernya antara 1999 sampai 2009.
![]() |
Chris Kyle, penembak runduk atau sniper Angkatan Laut AS |
Kyle merupakan salah satu sniper paling mematikan, telah membunuh 160 orang sepanjang karirnya di Angkatan Laut. Kyle menulis buku "American Sniper" yang menceritakan pelayanan militernya antara 1999 sampai 2009.
Label:
Internasional,
Militer
Diposting oleh
strategi-militer
di
Senin, Februari 04, 2013
0
komentar
Rabu, 30 Januari 2013
Negara-negara yang Izinkan Perempuan Berperang
Amerika Serikat (AS) akhirnya memberikan izin kepada tentara perempuan, untuk ikut serta terjun langsung ke dalam medan pertempuran.
Sebelum keputusan ini dibuat, Pentagon sebagai pusat militer AS, bekerja keras menggali informasi dari berbagai negara yang telah berpengalaman mengirim pasukan perempuan ke medan perang.
Mereka mencari tahu bagaimana cara mengintegrasikan perempuan ke dalam spesialisasi militer, yang sebelumnya tertutup buat kaum Hawa.
Pejabat senior Pentagon menyatakan, beberapa negara sudah tiga hingga 10 tahun mengalami proses mengintegrasikan perempuan, dan perannya dalam suatu pertempuran.
Sebelum keputusan ini dibuat, Pentagon sebagai pusat militer AS, bekerja keras menggali informasi dari berbagai negara yang telah berpengalaman mengirim pasukan perempuan ke medan perang.
Mereka mencari tahu bagaimana cara mengintegrasikan perempuan ke dalam spesialisasi militer, yang sebelumnya tertutup buat kaum Hawa.
Pejabat senior Pentagon menyatakan, beberapa negara sudah tiga hingga 10 tahun mengalami proses mengintegrasikan perempuan, dan perannya dalam suatu pertempuran.
Kamis, 10 Januari 2013
Akankah Terjadi Perang Dunia III?
![]() |
| Ilustrasi perang nuklir. Foto : bigrede.com |
ARTILERI - Para
analis internasional telah membuat perdebatan tentang kemungkinan awal
dari perang dunia baru yaitu Perang Dunia III. Rencana NATO untuk
menggelar sistem pertahanan rudal Patriot
di perbatasannya dengan Suriah adalah alasan lain untuk diskusi ini.
Ada dugaan bahwa ancaman dari Suriah hanya merupakan penyebab imajiner
dari penyebaran rudal patriot tersebut, dan pada kenyataannya, yang
dilakukan oleh NATO (permintaan Turki) ini ada hubungannya dengan Iran
dan potensi nuklirnya.
Banyak para analis dunia berulang kali menyatakan pendapat mereka
tentang kemungkinan awal dari Perang Dunia III. Menurut mereka, Perang
Dunia III akan menjadi azab bagi semua manusia di bumi ini, karena
nuklir tidak akan membiarkan manusia untuk tetap hidup. Analisa semacam
ini baru-baru ini dinyatakan oleh Hasan Firouzabadi, Kepala Staf
Angkatan Bersenjata Iran. Menurut dia, penyebab Perang Dunia III bisa
jadi oleh karena pengiriman sistem pertahanan rudal Patriot di
perbatasan antara Turki dan Suriah.
Label:
Internasional,
Militer,
Tragedi
Diposting oleh
strategi-militer
di
Kamis, Januari 10, 2013
0
komentar
Kamis, 03 Januari 2013
Iran tembak jatuh dua pesawat tak berawak AS
Iran hari Rabu menyatakan pihaknya telah menembak jatuh dua pesawat pengintai tak berawak RQ-11 buatan AS dalam 15 bulan terakhir, selain menahan sebuah pesawat tak berawak ScanEagle dan pesawat siluman RQ-170 Sentinel.
"Pasukan pertahanan udara angkatan darat menembak jatuh dua... pesawat tak berawak RQ-11," kata Laksamana Muda Amir Rastegari kepada televisi pemerintah dan Kantor Berita Fars, dengan menambahkan bahwa militer melakukan "riset" terhadap pesawat-pesawat tak berawak yang ditembak jatuh itu.
Ia menyatakan, pesawat pertama ditembak jatuh pada Shahrivar 1390 (Agustus-September 2011) dan yang kedua pada Aban 1391 (Oktober-November 2012), namun rincian mengenai lokasi penembakan tidak diberikan.
![]() |
| Drone/ pesawat tak berawak militer Amerika Serikat (reuters) |
"Pasukan pertahanan udara angkatan darat menembak jatuh dua... pesawat tak berawak RQ-11," kata Laksamana Muda Amir Rastegari kepada televisi pemerintah dan Kantor Berita Fars, dengan menambahkan bahwa militer melakukan "riset" terhadap pesawat-pesawat tak berawak yang ditembak jatuh itu.
Ia menyatakan, pesawat pertama ditembak jatuh pada Shahrivar 1390 (Agustus-September 2011) dan yang kedua pada Aban 1391 (Oktober-November 2012), namun rincian mengenai lokasi penembakan tidak diberikan.
Rabu, 26 Desember 2012
Roket Korut Bisa Capai Jarak 10.000 Km
Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Minggu (23/12/2012), mengatakan, misil balistik yang belum lama diluncurkan Korea Utara mampu membawa hulu ledak seberat setengah ton dan bisa mencapai sasaran sejauh 10.000 kilometer.
Estimasi Kemenhan Korea Selatan ini didasari kontainer oksigen yang berhasil diambil dari bagian tingkat pertama roket yang jatuh di Laut Kuning tak lama setelah peluncuran. Kontainer itu berisi asam nitrat cair sebagai bahan bakar pendorong di tingkat pertama roket.
"Berdasarkan estimasi dan simulasi kami, misil Korut bisa menjangkau jarak 10.000 kilometer dengan kepala 500-600 kilogram," kata seorang pejabat Kemenhan Korsel.
Estimasi Kemenhan Korea Selatan ini didasari kontainer oksigen yang berhasil diambil dari bagian tingkat pertama roket yang jatuh di Laut Kuning tak lama setelah peluncuran. Kontainer itu berisi asam nitrat cair sebagai bahan bakar pendorong di tingkat pertama roket.
"Berdasarkan estimasi dan simulasi kami, misil Korut bisa menjangkau jarak 10.000 kilometer dengan kepala 500-600 kilogram," kata seorang pejabat Kemenhan Korsel.
Label:
Internasional,
IPTEK,
Militer
Diposting oleh
strategi-militer
di
Rabu, Desember 26, 2012
0
komentar
Jumat, 14 Desember 2012
Tunnel Rat Strategi Grilia Perang Vietnam
Seperti kita ketahui, Vietnam Selatan yang diwakili NVA (North
Vietnamese Army) dan VC (Viet Cong) harus menerapkan taktik gerilya
untuk menghadapi penjajah termasuk AS di perang Vietnam. Penerapan ini
semakin kuat setelah pemimpin Vietnam Selatan, Ho Chi Minh, mengunjungi
Indonesia dan kagum akan semangat dan taktik gerilya yang dilakukan
Jenderal Sudirman. Bukan hanya mengadopsi taktik perang gerilya, mereka
juga mengembangkannya.
Salah satu pengembangan itu adalah dengan taktik “belt hugging”, yaitu sesegera mungkin merapat ke garis pertahanan lawan agar tidak bisa meminta bantuan serangan artileri. Tidak jarang taktik ini mengakibatkan banyaknya korban personil AS yang terkena hantaman mortir kawan sendiri. Taktik lain adalah dengan membangun banyak terowongan-terowongan rumit atau terowongan tikus (untuk selanjutnya disebut Tunnel Rat) untuk bergerilya yang sangat membingungkan dan membuat frustasi prajurit AS.
TAKTIK YANG MENYULITKAN
Jalur tunnel rat yang dibuat sangat sempit untuk ukuran prajurit AS yang biasanya berpostur besar dan tinggi dibandingkan orang Asia. Untuk memasukinya harus dipilih relawan atau prajurit tertentu dengan bentuk badan kecil atau yang memiliki kemampuan khusus. Prajurit keturunan Hispanik atau Mexico yang berbadan kecil biasa ditugaskan untuk misi berbahaya ini. Pada perkembangannya sempat dibentuk satuan khusus penjelajah tunnel rat dari pasukan AS yang berbadan mini. Mereka terkadang menjadi bahan olok-olokan prajurit yang lain karena postur tubuhnya yang irit. Meskipun begitu, keahlian dan keberanian mereka tidak bisa dianggap remeh. Tugas utama mereka bukan untuk membunuh atau memburu VC, melainkan untuk mengetahui sistem serta seluk-beluk tunnel yang dimasuki. Untuk melacak keberadaan pintu masuknya biasa dikerahkan anjing pelacak.
Salah satu pengembangan itu adalah dengan taktik “belt hugging”, yaitu sesegera mungkin merapat ke garis pertahanan lawan agar tidak bisa meminta bantuan serangan artileri. Tidak jarang taktik ini mengakibatkan banyaknya korban personil AS yang terkena hantaman mortir kawan sendiri. Taktik lain adalah dengan membangun banyak terowongan-terowongan rumit atau terowongan tikus (untuk selanjutnya disebut Tunnel Rat) untuk bergerilya yang sangat membingungkan dan membuat frustasi prajurit AS.
TAKTIK YANG MENYULITKAN
Jalur tunnel rat yang dibuat sangat sempit untuk ukuran prajurit AS yang biasanya berpostur besar dan tinggi dibandingkan orang Asia. Untuk memasukinya harus dipilih relawan atau prajurit tertentu dengan bentuk badan kecil atau yang memiliki kemampuan khusus. Prajurit keturunan Hispanik atau Mexico yang berbadan kecil biasa ditugaskan untuk misi berbahaya ini. Pada perkembangannya sempat dibentuk satuan khusus penjelajah tunnel rat dari pasukan AS yang berbadan mini. Mereka terkadang menjadi bahan olok-olokan prajurit yang lain karena postur tubuhnya yang irit. Meskipun begitu, keahlian dan keberanian mereka tidak bisa dianggap remeh. Tugas utama mereka bukan untuk membunuh atau memburu VC, melainkan untuk mengetahui sistem serta seluk-beluk tunnel yang dimasuki. Untuk melacak keberadaan pintu masuknya biasa dikerahkan anjing pelacak.
Label:
Internasional,
Militer
Diposting oleh
strategi-militer
di
Jumat, Desember 14, 2012
0
komentar
Sabtu, 08 Desember 2012
Iran Tawarkan Teknologi Tangkal Drone Asing
Menyusul keberhasilan Iran menangkap pesawat tanpa awak Amerika Serikat di Teluk Persia, juru bicara Kementerian Luar Negeri Ramin Mehmanparast mengatakan, Tehran siap bekerja sama dengan negara-negara regional untuk melawan pesawat tanpa awak yang menyusup ke wilayah udara mereka.
"Kami siap bekerja sama dengan semua negara di kawasan pada semua isu yang mengancam keamanan regional," kata Mehmanparast, seperti dikutip ISNA pada hari Jumat (7/12).
"Kami menganggap kerja sama regional sebagai cara terbaik untuk mengatasi krisis dan membangun stabilitas dan keamanan di kawasan," tambahnya.
Mehmanparast lebih lanjut menjelaskan Republik Islam menikmati kemampuan pertahanan yang tinggi dan memungkinkannya untuk mempertahankan seluruh garis perbatasan.
"Kami siap bekerja sama dengan semua negara di kawasan pada semua isu yang mengancam keamanan regional," kata Mehmanparast, seperti dikutip ISNA pada hari Jumat (7/12).
"Kami menganggap kerja sama regional sebagai cara terbaik untuk mengatasi krisis dan membangun stabilitas dan keamanan di kawasan," tambahnya.
Mehmanparast lebih lanjut menjelaskan Republik Islam menikmati kemampuan pertahanan yang tinggi dan memungkinkannya untuk mempertahankan seluruh garis perbatasan.
Label:
Internasional,
Militer
Diposting oleh
strategi-militer
di
Sabtu, Desember 08, 2012
0
komentar
Jumat, 30 November 2012
Jet Siluman F-35 AS Dapat Lepas landas dan Mendarat secara Vertikal
Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah membentuk skuadron operasional pertama dari pesawat tempur F-35 Joint Strike Fighter (JSF). Pesawat tempur yang berfitur siluman dan memiliki kecepatan supersonik ini kedepannya dimaksudkan untuk menggantikan setidaknya tujuh jenis pesawat tempur yang saat ini digunakan oleh AS dan sekutunya.
Skuadron pertama F-35 ini telah dikirimkan pada Selasa, 20 November 2012 lalu ke skuadron Yuma di Arizona yang sebelumnya menggunakan F/A-18 Super Hornet sebagai Marine Fighter Attack Squadron (VMFA) 121.
Skuadron F-35 ini merupakan yang pertama dan ditujukan untuk digunakan dalam perang sesungguhnya. Versi B dari F-35 JSF dirancang untuk Korps Marinir, mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal layaknya helikopter, telah juga tiba pada Jumat, 23 November 2012 lalu di Marine Corps Air Station Yuma, AS
Skuadron pertama F-35 ini telah dikirimkan pada Selasa, 20 November 2012 lalu ke skuadron Yuma di Arizona yang sebelumnya menggunakan F/A-18 Super Hornet sebagai Marine Fighter Attack Squadron (VMFA) 121.
Skuadron F-35 ini merupakan yang pertama dan ditujukan untuk digunakan dalam perang sesungguhnya. Versi B dari F-35 JSF dirancang untuk Korps Marinir, mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal layaknya helikopter, telah juga tiba pada Jumat, 23 November 2012 lalu di Marine Corps Air Station Yuma, AS
Label:
Internasional,
IPTEK,
Militer
Diposting oleh
strategi-militer
di
Jumat, November 30, 2012
0
komentar
Senin, 26 November 2012
J-15: Jagoan Baru Pesawat Tempur China untuk Operasi Samudera
Angkatan bersenjata China kembali bikin berita setelah media setempat mengabarkan AL negeri itu sudah menyatakan keberhasilan melakukan uji coba pendaratan dan penerbangan pesawat tempur dari geladak kapal induk Liaoning. Memang setidaknya dalam satu dekade belakangan China menunjukkan perkembangan luar biasa dalam kekuatan militer yang didorong oleh berbagai pengembangan peranti militer secara mandiri di dalam negeri.
Salah satu lakon dalam kabar soal uji coba pendaratan dan tinggal landas di kapal induk pertama China itu tentu saja pesawat tempur yang dipakai yaitu J-15. Ini adalah pesawat tempur yang dikembangkan sendiri oleh China khusus untuk operasi berbasis kapal induk. Sekali lirik, pecinta kedirgantaraan pasti akan langsung menyebut pesawat ini sangat mirip dengan pesawat tempur Su-27 dan turunannya yang buatan Rusia.
![]() |
| Pesawat tempur J-15 di atas geladak kala induk AL China, Liaoning, saat uji coba operasional. (news.xinhuanet.com) |
Salah satu lakon dalam kabar soal uji coba pendaratan dan tinggal landas di kapal induk pertama China itu tentu saja pesawat tempur yang dipakai yaitu J-15. Ini adalah pesawat tempur yang dikembangkan sendiri oleh China khusus untuk operasi berbasis kapal induk. Sekali lirik, pecinta kedirgantaraan pasti akan langsung menyebut pesawat ini sangat mirip dengan pesawat tempur Su-27 dan turunannya yang buatan Rusia.
Label:
Internasional,
Militer
Diposting oleh
strategi-militer
di
Senin, November 26, 2012
0
komentar
China Berhasil Operasian Pesawat Tempur dari Kapal Induk Pertamanya
Militer China meraih pencapaian baru kemampuan tempurnya setelah berhasil melakukan uji coba lepas landas dan pendaratan pesawat tempur di atas kapal induk baru mereka. Seperti diberitakan kantor berita China, Xinhua, uji coba itu menggunakan pesawat tempur yang khusus dirancang untuk beroperasi di kapal induk yaitu J-15. Pesawat ini adalah kopian China dari pesawat tempur berbasis kapal induk Rusia, Su-33.
“Para pilot sudah menguasai keterampilan vital untuk memastikan keberhasilan tinggal landas dan mendarat [di atas kapal induk], khususnya pada saat-saat yang tidak menguntungkan seperti jarak pandang yang pendek dan cuaca buruk,” ujar Wakil Panglima AL China, Laksamana Madya Zhang Yongyi. “Itu seperti ‘menari di atas ujung pisau’ karena pesawat harus mendarat di ruang yang amat sempit,” imbuhnya.
![]() |
| Kapal induk AL China, Liaoning, berlayar dalam uji coba operasional. (news.xinhua.net.com) |
“Para pilot sudah menguasai keterampilan vital untuk memastikan keberhasilan tinggal landas dan mendarat [di atas kapal induk], khususnya pada saat-saat yang tidak menguntungkan seperti jarak pandang yang pendek dan cuaca buruk,” ujar Wakil Panglima AL China, Laksamana Madya Zhang Yongyi. “Itu seperti ‘menari di atas ujung pisau’ karena pesawat harus mendarat di ruang yang amat sempit,” imbuhnya.
Label:
Internasional,
Militer
Diposting oleh
strategi-militer
di
Senin, November 26, 2012
0
komentar
Jumat, 23 November 2012
Shin Bet Spionase Israel Di Jalur Gaza
Masih dalam suasana agresi Israel ke Gaza, sekelompok kecil pejuang Brigade Izzudin Al Qassam, sayap militer Hamas, mengendap-endap membawa sebuah roket yang diambil dari penjajah Israel. Roket itu diambil di sebelah selatan Gaza. Rencananya, roket itu akan ditembakan kepada tentara Israel oleh dua orang pejuang Hamas, sementara dua orang lagi akan bersembunyi memperingatkan mereka jikalau ada bahaya.
Tapi, ketika operasi itu akan dilaksanakan, seorang lelaki setengah baya tak jauh dari mereka, tengah berbicara melalui telefon genggamnya. Lelaki itu tengah memberitahu seseorang, entah siapa, bahwa sekelompok pejuang Hamas akan segera meluncurkan roketnya.
Belum hilang rasa heran para pejuang Hamas itu, tiba-tiba, dari arah yang tak terduga muncul sebuah pesawat mesin di udara dan dengan seketika menembak dua orang pejuang Hamas. Mereka terbunuh. Setelah itu, pesawat itu bagai siluman, menghilang kembali di angkasa. Dua orang pejuang Hamas yang lain yang bersembunyi sadar bahwa lelaki setengah baya itu adalah seorang informan Israel yang telah berhasil menyusup ke dalam perjuangan Hamas.
Tapi, ketika operasi itu akan dilaksanakan, seorang lelaki setengah baya tak jauh dari mereka, tengah berbicara melalui telefon genggamnya. Lelaki itu tengah memberitahu seseorang, entah siapa, bahwa sekelompok pejuang Hamas akan segera meluncurkan roketnya.
Belum hilang rasa heran para pejuang Hamas itu, tiba-tiba, dari arah yang tak terduga muncul sebuah pesawat mesin di udara dan dengan seketika menembak dua orang pejuang Hamas. Mereka terbunuh. Setelah itu, pesawat itu bagai siluman, menghilang kembali di angkasa. Dua orang pejuang Hamas yang lain yang bersembunyi sadar bahwa lelaki setengah baya itu adalah seorang informan Israel yang telah berhasil menyusup ke dalam perjuangan Hamas.
Label:
Internasional,
Militer
Diposting oleh
strategi-militer
di
Jumat, November 23, 2012
0
komentar
Kamis, 22 November 2012
Ketika Tentara Israel Menggunakan Pampers
Bukan hanya bayi yang mengenakan popok alias pampers, tetapi tentara Yahudi-Israel juga mengenakannya. Tapi bukan karena mereka suka ngompol. Ini disebabkan karena mereka takut buang air di luar kendaraan tempur karena khawati serangan para pejuang Al-Qassam.
Mungkin karena ketakutan itulah yang membuat alas an pasukan Israel hingga memutuskan mengenakan Pampers. Gara-gara sikapnya yang lucu ini, para pemuda Palestina memberi julukan baru pada mereka dengan sebuah Jaish Pampers (tentara Pampers).
Julukan ini bukanlah tanpa dasar, para pejuang Al-Qassam berhasil mengungkap bahwa pasukan Israel memakai penampung air seni, yang biasa dipakai anak-anak atau para manula.
![]() |
Mungkin karena ketakutan itulah yang membuat alas an pasukan Israel hingga memutuskan mengenakan Pampers. Gara-gara sikapnya yang lucu ini, para pemuda Palestina memberi julukan baru pada mereka dengan sebuah Jaish Pampers (tentara Pampers).
Julukan ini bukanlah tanpa dasar, para pejuang Al-Qassam berhasil mengungkap bahwa pasukan Israel memakai penampung air seni, yang biasa dipakai anak-anak atau para manula.
Label:
Aya-aya Wae,
Internasional,
Militer
Diposting oleh
strategi-militer
di
Kamis, November 22, 2012
1 komentar
Hamas Tantang Israel Lakukan Serangan Darat
Pemimpin tertinggi Hamas menantang Israel untuk melakukan serangan darat ke Gaza dan mengabaikan upaya diplomatik untuk gencatan senjata atas perang yang telah berlangsung seminggu di wilayah itu.
Berbicara dalam sebuah konferensi pers di Kairo, pemimpin Hamas Khaled Meshal mengatakan tentang ancamanan Israel untuk mengerahkan infantri ke perbatasan Gaza. Menurutnya, itu cuma gertak sambal Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. “Jika Anda hendak melakukannya, Anda pasti sudah lakukan,” kata Meshal, Senin, 19 November 2012.
Meshal menuding Israel menggunakan ancaman invasi agar bisa “mendiktekan keinginan-keinginan mereka dan memaksa kami diam.”
Berbicara dalam sebuah konferensi pers di Kairo, pemimpin Hamas Khaled Meshal mengatakan tentang ancamanan Israel untuk mengerahkan infantri ke perbatasan Gaza. Menurutnya, itu cuma gertak sambal Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. “Jika Anda hendak melakukannya, Anda pasti sudah lakukan,” kata Meshal, Senin, 19 November 2012.
Meshal menuding Israel menggunakan ancaman invasi agar bisa “mendiktekan keinginan-keinginan mereka dan memaksa kami diam.”
Label:
Internasional,
Militer,
Tragedi
Diposting oleh
strategi-militer
di
Kamis, November 22, 2012
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
Topik Populer Bulan ini
-
Sindikat kriminal Jepang yang terorganisir, Yakuza identik dengan tubuh yang dipenuhi tato di sekujur tubuh. Begitu juga dengan Shoko Tendo,...
-
Sindikat kriminal Jepang yang terorganisir, Yakuza identik dengan tubuh yang dipenuhi tato di sekujur tubuhnya. Untuk membuat tato tersebut,...
-
Benda terbang yang tak dikenal (UFO) selalu menampakkan diri di tempat yang tak pernah diperkirakan. Seperti halnya, seorang penduduk yang m...
-
Sebuah cahaya misteri tertangkap kamera awak pesawat yang sedang melintasi Samudera Pasifik. Cahaya itu berwarna merah oranye dan belum dike...
-
Saat Anda membaca artikel ini, permukaan bumi di bawah Anda bergerak secara perlahan-lahan menuju ke kutub utara. Menurut sejumlah ilmuwan, ...
-
Bumi kita ini tidak akan bertahan selamanya, sedangkan kita bergantung pada bumi untuk bertahan hidup. Kita akan binasa semuanya apabila bum...



















