Kota tua Balad di Jeddah, Arab Saudi, menyimpan sejarah peradaban manusia di bumi. Di wilayah ini, tepatnya Distrik 1 Al-Ammereyah, dimakamkan wanita pertama di muka bumi, Siti Hawa.
Jangan membayangkan kompleks pemakaman megah. Karena memang tidak ada yang terlihat istimewa di pemakaman tua yang berlokasi di Jalan Mawkib Al Iman itu. Tanpa pemandu, niscaya kompleks makam ini akan terlewati karena jalan yang ramai dan tidak adanya petunjuk arah untuk memudahkan orang-orang yang ingin berziarah ke sini.
Kompleks pemakaman ini hanya ditandai tembok marmer setinggi tiga meter yang mengelilingi area seluas kurang lebih 400 meter persegi. Tembok ini mengelilingi tiga sisi makam. Sementara di sisi Jalan Mawkib Al Iman yang sebagian tertutup tembok pagar, terdapat pintu gerbang yang ditunggui dua penjaga.
Blog ini menyajikan berita terhangat baik dari dalam negeri maupun dali luar negeri.
5 Posting Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Konservasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konservasi. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 September 2014
Selasa, 26 Agustus 2014
Hang Tuah, Sea and Coast Guard Malaka Abad ke-15
Sejarah mencatat, Indonesia memiliki banyak pahlawan maritim. Sebut saja salah satunya Hang Tuah, seorang pahlawan dan tokoh legendaris Melayu pada masa pemerintahan Kesultanan Malaka. Ia seorang pelaut berpangkat Laksamana dan petarung hebat di laut maupun di daratan.
Beberapa sumber melansir penggambaran Hang Tuah dari beberapa versi. Ada yang menyebutkan bahwa dahulunya ia adalah seorang nelayan miskin. Hang Tuah hidup pada abad ke-15. Menurut sebuah sumber, ia lahir di Kampung Sungai Duyong, Malaka, sekira tahun 1444.
Pada masa mudanya, Hang Tuah beserta empat teman seperjuangannya, Hang Jebat, Hang Kasturi, Hang Lekir, dan Hang Lekiu membunuh sekelompok bandit dan dua orang yang berjaya menghancurkan desa. Bendahara—ketika itu sederajat dengan Perdana Menteri dalam sistem pemerintahan sekarang—dari Melaka mengetahui kehebatan itu dan memanggil mereka untuk berkerja di istana.
Beberapa sumber melansir penggambaran Hang Tuah dari beberapa versi. Ada yang menyebutkan bahwa dahulunya ia adalah seorang nelayan miskin. Hang Tuah hidup pada abad ke-15. Menurut sebuah sumber, ia lahir di Kampung Sungai Duyong, Malaka, sekira tahun 1444.
Pada masa mudanya, Hang Tuah beserta empat teman seperjuangannya, Hang Jebat, Hang Kasturi, Hang Lekir, dan Hang Lekiu membunuh sekelompok bandit dan dua orang yang berjaya menghancurkan desa. Bendahara—ketika itu sederajat dengan Perdana Menteri dalam sistem pemerintahan sekarang—dari Melaka mengetahui kehebatan itu dan memanggil mereka untuk berkerja di istana.
Label:
Konservasi,
Serba Serbi
Diposting oleh
strategi-militer
di
Selasa, Agustus 26, 2014
6
komentar
Jumat, 12 Juli 2013
Sonar Kapal Militer Ubah Prilaku Paus Biru
Frekuensi sonar yang digunakan militer ditengarai mengganggu kehidupan mamalia laut terbesar, paus biru.
Seperti diketahui, paus menggunakan suara yang dipantulkan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Sistem serupa, berupa sonar, digunakan armada militer untuk navigasi bawah air, mendeteksi obyek, dan berkomunikasi.
Ternyata, frekuensi sonar ini menghalangi panggilan paus sehingga memisahkan paus dari kawanannya. Frekuensi itu juga merusak pendengaran paus.
Sinyal sonar frekuensi menengah (1-10 kilohertz) selama ini dituding sebagai penyebab terdamparnya paus berparuh yang biasa menyelam sangat dalam.
Seperti diketahui, paus menggunakan suara yang dipantulkan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Sistem serupa, berupa sonar, digunakan armada militer untuk navigasi bawah air, mendeteksi obyek, dan berkomunikasi.
Ternyata, frekuensi sonar ini menghalangi panggilan paus sehingga memisahkan paus dari kawanannya. Frekuensi itu juga merusak pendengaran paus.
Sinyal sonar frekuensi menengah (1-10 kilohertz) selama ini dituding sebagai penyebab terdamparnya paus berparuh yang biasa menyelam sangat dalam.
Rabu, 10 Juli 2013
Unik Ada Katak "Berkumis", Kesatria dari Dunia Katak
Sebuah kumis pada manusia tidak dapat menjadi tolok ukur mengenai kualitas hidup seorang pria. Namun, bagi katak emei, kumis yang berkualitas merupakan suatu bagian tubuh yang sangat penting.
Katak emei berkumis (Leptobrachium boringii) banyak ditemukan di Williamburg, New York; Hackney, London; Mission district, San Fransisco; dan pada sungai berarus tenang di daerah pegunungan terpencil di barat daya China.
Kumis pada katak emei jantan tumbuh pada awal musim kawin. Kumis inilah yang menjadi senjata bagi katak emei jantan untuk mempertahankan sarang yang nantinya akan ia gunakan untuk menarik katak betina.
Sebagian besar amfibi bersifat lembut. "Dalam sebuah perkelahian, biasanya amfibi hanya bergulat," ujar Cameron Hudson dari University of Guelph di Ontario, Kanada. Namun, sifat ini tidak terlihat pada katak emei berkumis jantan. Katak emei berkumis jantan memiliki tubuh yang lebih besar daripada betina. Hal ini seakan menjadi tanda mengenai sifat keras mereka.
Katak emei berkumis (Leptobrachium boringii) banyak ditemukan di Williamburg, New York; Hackney, London; Mission district, San Fransisco; dan pada sungai berarus tenang di daerah pegunungan terpencil di barat daya China.
Kumis pada katak emei jantan tumbuh pada awal musim kawin. Kumis inilah yang menjadi senjata bagi katak emei jantan untuk mempertahankan sarang yang nantinya akan ia gunakan untuk menarik katak betina.
Sebagian besar amfibi bersifat lembut. "Dalam sebuah perkelahian, biasanya amfibi hanya bergulat," ujar Cameron Hudson dari University of Guelph di Ontario, Kanada. Namun, sifat ini tidak terlihat pada katak emei berkumis jantan. Katak emei berkumis jantan memiliki tubuh yang lebih besar daripada betina. Hal ini seakan menjadi tanda mengenai sifat keras mereka.
Selasa, 23 April 2013
Kisah Pak Lelo Tangkap 27 Harimau Tanpa Senjata Difilmkan
Dua pembuat film asal Perancis dan Jepang, tertarik membuat film dokumenter tentang pawang harimau Sumatera. Mereka terbang ke Indonesia khusus memburu kisah hidup pawang harimau yang tersebar di Aceh dan Ranah Minang, Sumatera Barat.
Senin, 22 April 2013, VIVAnews berkesempatan bertemu dua pembuat film ini di Kota Padang. Mereka mengatakan, Indonesia hebat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam bisa menangkap harimau Sumatera yang menganggu masyarakat dengan cara tradisional, dengan jasa pawang harimau bisa ditangkap hidup-hidup tanpa melukainya.
"Di Jepang, kalau ada binatang buas masuk ke pemukiman, masyarakat menembaknya," ujar Gaspard Kuents, warga negara Perancis, yang akan menjadi sutradara dalam proyek film dokumenter ini.
![]() |
Harimau Sumatera tertangkap kamera pengintai di hutan Pesisir Selatan (2008) |
"Di Jepang, kalau ada binatang buas masuk ke pemukiman, masyarakat menembaknya," ujar Gaspard Kuents, warga negara Perancis, yang akan menjadi sutradara dalam proyek film dokumenter ini.
Jumat, 21 Desember 2012
Abdullah Sholeh, Sang Pengasuh Macan
Abdullah Sholeh, pria asal Malang, Indonesia memiliki sahabat yang merupakan seekor macan Bengal yang diberi nama Mulan. Pria 31 tahun ini merawat Mulan sejak berusia tiga bulan, seperti yang dilansir dari media luar negeri TheSun.
Abdullah dan Mulan biasa saling berpelukan, saling mengejek dan tidur bersama di kandang macan yang kini berusia empat tahun.
Abdullah memang merawat Mulan yang merupakan hewan milik Mohammad Sholeh. Abdullah mendapat julukan "pengasuh macan".
![]() |
| Foto Abdullah Sholeh dan macan bernama Mulan @thesun |
Abdullah dan Mulan biasa saling berpelukan, saling mengejek dan tidur bersama di kandang macan yang kini berusia empat tahun.
Abdullah memang merawat Mulan yang merupakan hewan milik Mohammad Sholeh. Abdullah mendapat julukan "pengasuh macan".
Label:
Gaya Hidup,
Konservasi,
Nasional
Diposting oleh
strategi-militer
di
Jumat, Desember 21, 2012
2
komentar
Selasa, 04 Desember 2012
RI dan Korsel Kolaborasi Restorasi Sungai Ciliwung
Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Korea Selatan (Korsel) dalam mengendalikan pencemaran air di Indonesia, khususnya di Sungai Ciliwung. Indonesia perlu belajar banyak dari Korsel dari sisi pengalaman menangani pencemaran air serta teknologi yang dipakai untuk restorasi tersebut.
"Kerja sama lingkungan ini kita lakukan dengan Korsel, khususnya mengenai restorasi Sungai Ciliwung di sekitar Masjid Istiqlal. Nanti ke depan kita lihat apakah ada kemungkinan untuk bisa dilakukan di tempat lain. Tapi prioritas kita saat ini tetap adalah Sungai Ciliwung," kata Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, saat menggelar konferensi pers di kawasan Istiqlal, Jakarta, Senin (3/12).
Menurut Balthasar, sekitar 30 tahun yang lalu, Korea pun mengalami masalah pencemaran yang serupa dengan Sungai Ciliwung saat ini. "Saat itu secara bertahap mereka berhasil melakukan restorasi air di Sungai Han yang merupakan sungai terbesar di Korsel. Sekarang Sungai Han telah berhasil direstorasi sehingga dapat dijadikan sumber air bersih bagi rakyat," jelas dia.
![]() |
| RI - Korsel akan Restorasi Sungai Ciliwung |
"Kerja sama lingkungan ini kita lakukan dengan Korsel, khususnya mengenai restorasi Sungai Ciliwung di sekitar Masjid Istiqlal. Nanti ke depan kita lihat apakah ada kemungkinan untuk bisa dilakukan di tempat lain. Tapi prioritas kita saat ini tetap adalah Sungai Ciliwung," kata Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, saat menggelar konferensi pers di kawasan Istiqlal, Jakarta, Senin (3/12).
Menurut Balthasar, sekitar 30 tahun yang lalu, Korea pun mengalami masalah pencemaran yang serupa dengan Sungai Ciliwung saat ini. "Saat itu secara bertahap mereka berhasil melakukan restorasi air di Sungai Han yang merupakan sungai terbesar di Korsel. Sekarang Sungai Han telah berhasil direstorasi sehingga dapat dijadikan sumber air bersih bagi rakyat," jelas dia.
Label:
Internasional,
IPTEK,
Konservasi
Diposting oleh
strategi-militer
di
Selasa, Desember 04, 2012
0
komentar
Minggu, 02 Desember 2012
Batan ubah nuklir menjadi pangan
Riset Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) telah berhasil mengubah tenaga nuklir dari bahan senjata pemusnah massal menjadi energi dan pangan, antara lain, menghasilkan padi varietas unggul, budidaya peternakan dan perikanan.
"Banyak manfaat teknologi nuklir bagi peningkatan mutu pangan, dan ketahanan pangan nasional. Sepanjang 54 tahun pengabdian Batan dalam riset telah menghasilkan nuklir untuk energi dan pangan," kata Kepala Batan Djarot Wisnubrot di sela-sela pencanangan "Atomos Day" terkait HUT ke-54 Batan di Serpong, Minggu.
Menurut dia, teknik nuklir iradiasi telah mampu menghasilkan bibit-bibit padi unggul dengan memendek umur, tahan terhadap hama dan kekeringan.
Sekitar 20 varietas padi hasil radiasi seperti Mira I, Bestari, dan Inpari Sidenuk bisa mencapai beras 7 ton/hektare atau lebih baik dari rata-rata produksi beras nasional yang 5,01 ton/hektare.
![]() |
| Ilustrasi (FOTO ANTARA/Oky Lukmansyah) |
"Banyak manfaat teknologi nuklir bagi peningkatan mutu pangan, dan ketahanan pangan nasional. Sepanjang 54 tahun pengabdian Batan dalam riset telah menghasilkan nuklir untuk energi dan pangan," kata Kepala Batan Djarot Wisnubrot di sela-sela pencanangan "Atomos Day" terkait HUT ke-54 Batan di Serpong, Minggu.
Menurut dia, teknik nuklir iradiasi telah mampu menghasilkan bibit-bibit padi unggul dengan memendek umur, tahan terhadap hama dan kekeringan.
Sekitar 20 varietas padi hasil radiasi seperti Mira I, Bestari, dan Inpari Sidenuk bisa mencapai beras 7 ton/hektare atau lebih baik dari rata-rata produksi beras nasional yang 5,01 ton/hektare.
Jumat, 30 November 2012
Seberapa Pentingkah Air Bagi Kehidupan di Bumi ini
Air adalah misteri. Air itu sederhana sekaligus rumit. Setiap molekulnya terdiri dari tiga atom saja—dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Meskipun demikian, para ilmuwan masih belum sepenuhnya mengerti cara kerja molekul air. Namun, yang kita tahu adalah air mutlak perlu bagi kehidupan, sehingga 80 persen bobot semua makhluk hidup terdiri atas air. Perhatikan lima sifat saja dari zat yang menakjubkan ini.
1. Air bisa menyimpan panas dalam jumlah besar tanpa peningkatan suhu yang berarti, sehingga turut menyeimbangkan iklim.
2. Air mengembang ketika membeku, sehingga es mengapung dan membentuk lapisan penyekat. Seandainya, seperti zat-zat lainnya, air memadat sewaktu membeku, danau, sungai, dan lautan akan mengeras dari dasar sampai permukaan sehingga membekukan segala isinya!
3. Air sangat transparan sehingga organisme yang bergantung pada cahaya bisa tetap hidup di tempat yang sangat dalam.
1. Air bisa menyimpan panas dalam jumlah besar tanpa peningkatan suhu yang berarti, sehingga turut menyeimbangkan iklim.
2. Air mengembang ketika membeku, sehingga es mengapung dan membentuk lapisan penyekat. Seandainya, seperti zat-zat lainnya, air memadat sewaktu membeku, danau, sungai, dan lautan akan mengeras dari dasar sampai permukaan sehingga membekukan segala isinya!
3. Air sangat transparan sehingga organisme yang bergantung pada cahaya bisa tetap hidup di tempat yang sangat dalam.
Langkah Indonesia Menyelamatkan Dunia
Ketika dunia sibuk berdebat mengenai mekanisme penanganan perubahan iklim, pemanasan global, Indonesia memilih untuk melakukan tidakan nyata penyelamatan bumi dengan menurunkan emisi rumah kaca. Saat Konferensi Internasional Perubahan Iklim digelar di Kopenhagen, Denmark, pada 2009, negara-negara peserta adu agrumen mengenai mekanisme mitigasi perubahan iklim, ternyata perdebatan tersebut tidak menemui ujung pangkal dan akhirnya mengalami deadlock.
Ketika forum tersebut tidak bisa mengambil sebuah sikap yang nyata untuk kemaslahatan dunia ini, Indonesia langsung melakukan tindakan nyata dengan menyatakan pada dunia bahwa dengan sukarela Indonesia akan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen atau 41 persen dengan bantuan masyarakat internasional pada 2020.
Kisah ini dituturkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2012, di Hutan Kota Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (28/11). "Indonesia memilih melakukan tindakan sesuatu ketimbang hanya sibuk berdebat soal mekanisne mitigasi perubahan iklim," kata SBY dalam sambutannya.
Ketika forum tersebut tidak bisa mengambil sebuah sikap yang nyata untuk kemaslahatan dunia ini, Indonesia langsung melakukan tindakan nyata dengan menyatakan pada dunia bahwa dengan sukarela Indonesia akan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen atau 41 persen dengan bantuan masyarakat internasional pada 2020.
Kisah ini dituturkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2012, di Hutan Kota Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (28/11). "Indonesia memilih melakukan tindakan sesuatu ketimbang hanya sibuk berdebat soal mekanisne mitigasi perubahan iklim," kata SBY dalam sambutannya.
Minggu, 18 November 2012
Fakta Menarik Tentang Manfaat Sarang Walet
Entah dari mana mulanya khasiat sarang burung walet (Collocalia fuciphaga) cukup terkenal di seantero dunia. Sarang burung anggota famili apodiae ini sejak puluhan bahkan mungkin ratusan tahun lalu diyakini punya khasiat dalam memberikan kesegaran dan bahkan untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.
Mitos baik untuk kesehatan muncul dari pengalaman pengguna yang semula disampaikan dari mulut ke mulut itu kemudian disebarluaskan pula oleh media massa.
Itulah setidaknya yang dipercaya masyarakat Indonesia dalam sebuah laporan penelitian Riset Unggulan Nasional Terpadu.
Ada 3 kelompok responden yang diteliti, masyarakat, awam, pengusaha dan ilmuwan, mengatakan bahwa sarang walet punya banyak keampuhan. Antara lain menjaga kesegaran tubuh, meningkatkan vitalitas, obat awet muda, memelihara kecantikan dan menghambat kanker.
Mitos baik untuk kesehatan muncul dari pengalaman pengguna yang semula disampaikan dari mulut ke mulut itu kemudian disebarluaskan pula oleh media massa.
Itulah setidaknya yang dipercaya masyarakat Indonesia dalam sebuah laporan penelitian Riset Unggulan Nasional Terpadu.
Ada 3 kelompok responden yang diteliti, masyarakat, awam, pengusaha dan ilmuwan, mengatakan bahwa sarang walet punya banyak keampuhan. Antara lain menjaga kesegaran tubuh, meningkatkan vitalitas, obat awet muda, memelihara kecantikan dan menghambat kanker.
Label:
Kesehatan,
Konservasi
Diposting oleh
strategi-militer
di
Minggu, November 18, 2012
0
komentar
Senin, 12 November 2012
Bikini Seksi Miss Earth Indonesia
Chelsy Liven, kontestan Miss Earth 2012 terlihat tampil seksi di hadapan sejumlah pesaingnya dari berbagai negara. Dengan selendang yang "agak kebesaran", cewek cantik jebolan Universitas Tarumanegara tersebut tampak terlihat cantik dengan bikini two-piece berwarna biru.
Bisnis Indonesia melaporkan, para kontestan berpose dengan pakaian bikini di sebuah hotel di Kota Taguig, Metro Manila. Tidak ada laporan mengenai daftar rinci 90 peserta Miss Earth tersebut.
![]() |
| Para Kontestan Miss Earth 2012 (REUTERS/Cheryl Ravelo) |
Bisnis Indonesia melaporkan, para kontestan berpose dengan pakaian bikini di sebuah hotel di Kota Taguig, Metro Manila. Tidak ada laporan mengenai daftar rinci 90 peserta Miss Earth tersebut.
Label:
Gaya Hidup,
Hiburan,
Konservasi
Diposting oleh
strategi-militer
di
Senin, November 12, 2012
0
komentar
Sabtu, 03 November 2012
Jejak Mbah Kondor dihutan Ancol
Sebelum tahun 1960an, kawasan Ancol dulunya merupakan hutan dan rawa-rawa. Manusia yang tinggal di sana hanya beberapa orang. Umumnya cuma nelayan dan pemilik tambak yang mau tinggal di Ancol.
Dulu di sana bertahta Mbah Kondor, sang penguasa Ancol. Mbah Kondor adalah raja monyet yang memimpin kelompok monyet di Ancol.
Cerita soal Mbah Kondor itu dikisahkan Soekardjo Hardjosoewirjo. Soekardjo adalah orang yang memimpin proyek Taman Impian Jaya Ancol. Dialah yang membuka hutan belantara untuk dibangun kawasan Ancol mulai tahun 1962.
"Ada istilah yang turut menyumbang konotasi seramnya kawasan tersebut yaitu Mbah Kondor. Mbah Kondor adalah raja kera di kawasan itu tutur Soekardjo dalam buku Jejak Soekardjo Hardjosoewirjo di Taman Impian Jaya Ancol yang ditulis Sugianto Sastrosoemarto dan Budiono dan diterbitkan Kompas.
![]() |
Dulu di sana bertahta Mbah Kondor, sang penguasa Ancol. Mbah Kondor adalah raja monyet yang memimpin kelompok monyet di Ancol.
Cerita soal Mbah Kondor itu dikisahkan Soekardjo Hardjosoewirjo. Soekardjo adalah orang yang memimpin proyek Taman Impian Jaya Ancol. Dialah yang membuka hutan belantara untuk dibangun kawasan Ancol mulai tahun 1962.
"Ada istilah yang turut menyumbang konotasi seramnya kawasan tersebut yaitu Mbah Kondor. Mbah Kondor adalah raja kera di kawasan itu tutur Soekardjo dalam buku Jejak Soekardjo Hardjosoewirjo di Taman Impian Jaya Ancol yang ditulis Sugianto Sastrosoemarto dan Budiono dan diterbitkan Kompas.
Label:
Konservasi,
Misteri,
Nasional
Diposting oleh
strategi-militer
di
Sabtu, November 03, 2012
0
komentar
Minggu, 30 September 2012
Sungai Cheonggyecheon, Sungai Indah yang Dulunya Kumuh
Sejak lima tahun terakhir, penduduk Kota Seoul punya tempat menarik untuk bersantai. Demi melepas lelah dari kepenatan, warga ibukota Korea Selatan itu tidak lagi cuma menyambangi pusat perbelanjaan atau kafe-kafe, namun cukup berkunjung ke suatu sungai bersih dan berjalan-jalan di sana tanpa dipungut biaya.
Nama sungai itu Cheonggyecheon. Terletak di jantung kota, kali itu juga mampu menarik minat para turis lokal dan mancanegara. Cheonggyecheon benar-benar menawarkan daya tarik tersendiri.
Suasananya cukup tenang walau di atasnya berlalu-lalang beragam kendaraan bermotor. Sisi kiri dan kanan kali itu disediakan jalur khusus untuk pejalan kaki, sehingga mereka bisa merasakan langsung kesejukan udara sekaligus mendengarkan aliran air yang menyegarkan.
Nama sungai itu Cheonggyecheon. Terletak di jantung kota, kali itu juga mampu menarik minat para turis lokal dan mancanegara. Cheonggyecheon benar-benar menawarkan daya tarik tersendiri.
Suasananya cukup tenang walau di atasnya berlalu-lalang beragam kendaraan bermotor. Sisi kiri dan kanan kali itu disediakan jalur khusus untuk pejalan kaki, sehingga mereka bisa merasakan langsung kesejukan udara sekaligus mendengarkan aliran air yang menyegarkan.
Label:
Internasional,
Konservasi
Diposting oleh
strategi-militer
di
Minggu, September 30, 2012
0
komentar
Jumat, 28 September 2012
Aturan yang Harus Dipatuhi Di Pulau Komodo
Pulau Komodo menyimpan banyak pesona Kecantikan alam. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menjumpai komodo, yang telah menjadi bagian New7Wonders of nature. Akan tetapi, perhatikan 7 hal berikut saat berkunjung ke Pulau Komodo. Pulau Komodo sangat indah dan wajib untuk dikunjungi.
Selain melihat komodo dari dekat, ada beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi, seperti pink beach dengan pasirnya yang berwarna pink, Loh Sebita sebagai tempatnya mangrove dan treking, dan beberapa tempat untuk snorkling atau diving dengan terumbu karang yang cantik. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan selama berada di sana, agar liburan Anda senantiasa lancar. Berikut 7 Hal Yang Dilakukan Saat Berkunjung ke Pulau Komodo, yaitu :
1. Tetaplah Bersama Rombongan Dan Ranger
Ranger adalah seorang pemandu dan juga seorang pawang komodo. Ranger mengetahui tentang medan perjalanan di Pulau Komodo dan tahu betul cara menjinakkan komodo. Pulau Komodo memang indah, tetapi jangan sampai Anda terlalu lama mengambil gambar, sehingga bisa tertinggal. Ikutilah aturan yang ranger berikan, serta selalu ingatkan teman Anda agar jangan sampai tertinggal rombongan. Biasanya, komodo menyerang mangsa yang sendirian!
2. Jangan Menyalakan Api
Pulau Komodo adalah daerah yang gersang dan tandus. Satu percikan api saja, dapat menyebabkan sebagian pulau ini terbakar. Khususnya bagi Anda para perokok, tahanlah hasrat untuk merokok saat di pulau ini. Dengan tidak menyalakan api, Anda turut berperan dalam melestarikan Pulau Komodo dan habitat di dalamnya
3. Jika Sedang Haid, Jangan Datang ke Pulau Komodo!
Bagi wanita yang sedang haid, disarankan untuk tidak menginjakan kaki di pulau ini. Komodo adalah hewan yang indera penciumannya sangat peka dan sensitif. Jangan heran, komodo dapat mencium darah dalam radius kilometer. Laporlah ke ranger, jika Anda sedang haid atau tiba-tiba haid saat di Pulau Komodo. Ranger akan memberikan saran atau perlindungan ekstra.
![]() |
| img : wisatablogg.blogspot.com |
Selain melihat komodo dari dekat, ada beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi, seperti pink beach dengan pasirnya yang berwarna pink, Loh Sebita sebagai tempatnya mangrove dan treking, dan beberapa tempat untuk snorkling atau diving dengan terumbu karang yang cantik. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan selama berada di sana, agar liburan Anda senantiasa lancar. Berikut 7 Hal Yang Dilakukan Saat Berkunjung ke Pulau Komodo, yaitu :
1. Tetaplah Bersama Rombongan Dan Ranger
Ranger adalah seorang pemandu dan juga seorang pawang komodo. Ranger mengetahui tentang medan perjalanan di Pulau Komodo dan tahu betul cara menjinakkan komodo. Pulau Komodo memang indah, tetapi jangan sampai Anda terlalu lama mengambil gambar, sehingga bisa tertinggal. Ikutilah aturan yang ranger berikan, serta selalu ingatkan teman Anda agar jangan sampai tertinggal rombongan. Biasanya, komodo menyerang mangsa yang sendirian!
2. Jangan Menyalakan Api
Pulau Komodo adalah daerah yang gersang dan tandus. Satu percikan api saja, dapat menyebabkan sebagian pulau ini terbakar. Khususnya bagi Anda para perokok, tahanlah hasrat untuk merokok saat di pulau ini. Dengan tidak menyalakan api, Anda turut berperan dalam melestarikan Pulau Komodo dan habitat di dalamnya
3. Jika Sedang Haid, Jangan Datang ke Pulau Komodo!
Bagi wanita yang sedang haid, disarankan untuk tidak menginjakan kaki di pulau ini. Komodo adalah hewan yang indera penciumannya sangat peka dan sensitif. Jangan heran, komodo dapat mencium darah dalam radius kilometer. Laporlah ke ranger, jika Anda sedang haid atau tiba-tiba haid saat di Pulau Komodo. Ranger akan memberikan saran atau perlindungan ekstra.
Label:
Konservasi,
Nasional,
Wisata
Diposting oleh
strategi-militer
di
Jumat, September 28, 2012
0
komentar
Selasa, 28 Agustus 2012
Isu Mengenai Dunia Di masa Mendatang
Lima isu masa depan dunia merupakan artikel yang ditulis oleh Tom Rubenoff dalam blog pribadinya Tomrubenoff. hubpages.com, dari sudut pandang seorang warga Amerika. Akan tetapi artikel yang mengulas isu dunia yang harus disadari oleh orang Amerika, ini juga relevan bagi kita.
![]() |
| ILustrasi Masa Depan Dunia |
Orang Amerika menikmati salah satu standar hidup tertinggi di dunia, dilindungi oleh militer terkuat di dunia, dan budaya populer yang paling berpengaruh di dunia. Sehingga dapat dikatakan Amerika adalah bangsa yang paling kuat di bumi. Namun demikian, Amerika menghadapi lima isu penting yang harus disadari, karena jika diabaikan akan secara drastis mempengaruhi cara hidup mereka, diantaranya:
1. Kemajuan Cina
Menurut Robert J. Samuelson, seorang kolumnis The Washington Post, sekitar tahun 2025 perekonomian China akan melebihi Amerika. Seiring China telah menyadari kekuatannya, maka ia akan membuat aturan dan praktek yang dapat diterima yang akan memegang ekonomi dunia. Di masa depan, Cina akan menjadi pesaing tangguh dalam menghadapi sumber daya dunia yang semakin berkurang. Karena semakin berkurangnya sumber daya alam, hal ini akan berpotensi terhadap persaingan dalam mempengaruhi negara yang dianggap berbahaya. Saat ini militer China menimbulkan sedikit ancaman terhadap Amerika Serikat saat ini, namun karena alasan sumber daya dan keinginan tertentu, hal itu bisa berubah. Amerika harus menjalin diplomatik dengan China pada setiap bidang untuk terus meningkatkan kerjasama antara China dan seluruh dunia.
Label:
Internasional,
Konservasi,
Misteri
Diposting oleh
strategi-militer
di
Selasa, Agustus 28, 2012
0
komentar
Minggu, 26 Agustus 2012
7 Tanaman Anti Polusi Udara
Walau tanaman hijau diklaim dapat memperbaiki lingkungan, namun ada beberapa tanaman yang memiliki nilai lebih. Misalnya dapat menghambat polusi, mendatangkan burung-burung, atau menunjukkan tingkat polusi udara. Berikut ini beberapa tanaman anti polusi :
1.POHON DADAP MERAH
Pohon ini baik ditanam di halaman terbuka, karena bisa mengundang datangnya para burung. Soalnya berbagai jenis burung suka sekali menyantap buah si dadap merah ini.
1.POHON DADAP MERAH
![]() |
| Pohon Dadap Merah |
Kamis, 16 Agustus 2012
Masdar City - Kota Tanpa Emisi & Polusi Gas Karbon
Tingkat pencemaran udara yang saat ini sudah sangat memprihatinkan, menjadi ancaman serius bagi seluruh kehidupan kita terutama mahluk hidup yang ada tak terkecuali manusia. Kota Masdar tengah di bangun di Abu Dhabi menjadikan sebuah inspirasi bagi kota kota lain di belahan dunia untuk berpikir serius bagaimana memberikan kehidupan lebih sehat pada penghuninya.
Seperti diberitakan dibeberapa jurnal sebelumnya, bukankah beberapa kota besar di Indonesia masuk dalam deretan kota paling tercemar udaranya. Lalu kapan kita mulai melakukan upaya konkret untuk menuju taraf hidup lebih baik Beberapa tahun silam di beberapa kota besar di tanah air sempat dipasangi alat deteksi level pencemaran udara, namun hingga kini tidak terlihat efektifitasnya, bahkan banyak dari alat pendeteksi tersebut sudah rusak.
Label:
Internasional,
Karya Seni,
Konservasi
Diposting oleh
strategi-militer
di
Kamis, Agustus 16, 2012
0
komentar
Rabu, 08 Agustus 2012
Fakta Mengerikan Masa Depan Planet Bumi
Bumi kita ini tidak akan bertahan selamanya, sedangkan kita bergantung pada bumi untuk bertahan hidup. Kita akan binasa semuanya apabila bumi hancur oleh berbagai sebab. Kedengarannya menakutkan sekali, tetapi kita perlu menyadari bahwa sumber daya bumi terbatas. Penggunaan sumber daya bumi secara serampangan seperti sekarang ini, bisa menyebabkan kehidupan manusia berakhir dalam kehancuran.
Para ilmuwan berpendapat mengenai perubahan-perubahan komposisi bumi, apakah itu tentang pemanasan global atau sumber daya mineral yang sudah mulai merosot. Marilah kita mengamati bagaimana kita secara perlahan namun pasti menuju kepada kehancuran yang dibuat oleh tangan kita sendiri.
Jadi bagaimanakah masa depan kita dan bumi yang kita diami ini ? Berikut ini fakta-faktanya:
1. Pemanasan global adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan lingkungan telah dilakukan. Bumi berusaha untuk terus eksis dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu sangat dahsyat dan tidak terkendali.
Para ilmuwan berpendapat mengenai perubahan-perubahan komposisi bumi, apakah itu tentang pemanasan global atau sumber daya mineral yang sudah mulai merosot. Marilah kita mengamati bagaimana kita secara perlahan namun pasti menuju kepada kehancuran yang dibuat oleh tangan kita sendiri.
Jadi bagaimanakah masa depan kita dan bumi yang kita diami ini ? Berikut ini fakta-faktanya:
1. Pemanasan global adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan lingkungan telah dilakukan. Bumi berusaha untuk terus eksis dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu sangat dahsyat dan tidak terkendali.
Jumat, 03 Agustus 2012
Jejak Hutan Tropis Ditemukan di Antartika
Upaya penelitian dengan mengebor dasar laut Antartika membuahkan hasil yang tak terduga. Ilmuwan menemukan bahwa hutan hujan tropis terdapat di Antartika 52 juta tahun yang lalu.
![]() |
| Puncak Vinson Massif (4.897) di Antartika. |
Dalam studi tersebut, dengan jalan pengeboran di wilayah timur Antartika, ilmuwan menemukan fosil pollen milik tanaman tropis yang menutupi benua Antartika pada masa Eocene, sekitar 34 - 56 juta tahun yang lalu.
Kevin Welsh, peneliti asal Australia yang melakukan riset tahun 2010 mengungkapkan, analisis molekul yang sensitif temperatur yang dilakukan menunjukkan bahwa temperatur Antartika sangat hangat 52 juta tahun lalu, sekitar 20 derajat Celsius.
Label:
Konservasi,
Penomena Alam
Diposting oleh
strategi-militer
di
Jumat, Agustus 03, 2012
1 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
Topik Populer Bulan ini
-
Sindikat kriminal Jepang yang terorganisir, Yakuza identik dengan tubuh yang dipenuhi tato di sekujur tubuh. Begitu juga dengan Shoko Tendo,...
-
Sindikat kriminal Jepang yang terorganisir, Yakuza identik dengan tubuh yang dipenuhi tato di sekujur tubuhnya. Untuk membuat tato tersebut,...
-
Sebuah cahaya misteri tertangkap kamera awak pesawat yang sedang melintasi Samudera Pasifik. Cahaya itu berwarna merah oranye dan belum dike...
-
Benda terbang yang tak dikenal (UFO) selalu menampakkan diri di tempat yang tak pernah diperkirakan. Seperti halnya, seorang penduduk yang m...
-
Saat Anda membaca artikel ini, permukaan bumi di bawah Anda bergerak secara perlahan-lahan menuju ke kutub utara. Menurut sejumlah ilmuwan, ...
-
Bumi kita ini tidak akan bertahan selamanya, sedangkan kita bergantung pada bumi untuk bertahan hidup. Kita akan binasa semuanya apabila bum...



.jpg)















