Sebuah cahaya misteri tertangkap kamera awak pesawat yang sedang melintasi Samudera Pasifik. Cahaya itu berwarna merah oranye dan belum diketahui penyebabnya.
Cahaya merah itu terlihat berasal dari semenanjung Kamchatka di Rusia dan ditemukan oleh pilot JPC van Heijst dan co-pilotnya.
Kala itu, pesawat yang mereka bawa, Boeing 747-8 sedang melintas di atas semenanjung itu dalam perjalanan dari Hong Kong menuju Anchorage, Alaska. Cahaya itu datang setelah sebuah kilat menyambar lurus ke arah laut.
Blog ini menyajikan berita terhangat baik dari dalam negeri maupun dali luar negeri.
5 Posting Terbaru
Rabu, 27 Agustus 2014
Cahaya Misteri Terangi Laut Pasifik
Selasa, 26 Agustus 2014
Hang Tuah, Sea and Coast Guard Malaka Abad ke-15
Sejarah mencatat, Indonesia memiliki banyak pahlawan maritim. Sebut saja salah satunya Hang Tuah, seorang pahlawan dan tokoh legendaris Melayu pada masa pemerintahan Kesultanan Malaka. Ia seorang pelaut berpangkat Laksamana dan petarung hebat di laut maupun di daratan.
Beberapa sumber melansir penggambaran Hang Tuah dari beberapa versi. Ada yang menyebutkan bahwa dahulunya ia adalah seorang nelayan miskin. Hang Tuah hidup pada abad ke-15. Menurut sebuah sumber, ia lahir di Kampung Sungai Duyong, Malaka, sekira tahun 1444.
Pada masa mudanya, Hang Tuah beserta empat teman seperjuangannya, Hang Jebat, Hang Kasturi, Hang Lekir, dan Hang Lekiu membunuh sekelompok bandit dan dua orang yang berjaya menghancurkan desa. Bendahara—ketika itu sederajat dengan Perdana Menteri dalam sistem pemerintahan sekarang—dari Melaka mengetahui kehebatan itu dan memanggil mereka untuk berkerja di istana.
Beberapa sumber melansir penggambaran Hang Tuah dari beberapa versi. Ada yang menyebutkan bahwa dahulunya ia adalah seorang nelayan miskin. Hang Tuah hidup pada abad ke-15. Menurut sebuah sumber, ia lahir di Kampung Sungai Duyong, Malaka, sekira tahun 1444.
Pada masa mudanya, Hang Tuah beserta empat teman seperjuangannya, Hang Jebat, Hang Kasturi, Hang Lekir, dan Hang Lekiu membunuh sekelompok bandit dan dua orang yang berjaya menghancurkan desa. Bendahara—ketika itu sederajat dengan Perdana Menteri dalam sistem pemerintahan sekarang—dari Melaka mengetahui kehebatan itu dan memanggil mereka untuk berkerja di istana.
Label:
Konservasi,
Serba Serbi
Diposting oleh
strategi-militer
di
Selasa, Agustus 26, 2014
6
komentar
Langganan:
Komentar (Atom)
Topik Populer Bulan ini
-
asia merupakan benua terbesar di dunia. Dengan luasnya wilayah asia menjadikan benua ini sebagai benua dengan negara terbanyak di dunia...
-
Membaca karakter seseorang lewat musik yang diminatinya. Kira-kira demikian hasil penelitian Mannareli T dan Moris M.E dalam bukunya berjudu...
-
Menarik menyimak buku ‘Atlantis: The Lost Continent Finally Found’ (1997), karya Prof Arysio Satos. Indonesia disebut ...
-
http://finance.detik.com/read/2013/04/05/084422/2212137/1036/jepang-sempat-bikin-studi-pembangunan-kereta-cepat-di-indonesia? Jauh sebelumny...
-
GLASGOW, RABU - Lionel Messi membuktikan dirinya sebagai striker haus gol. Si mungil yang sering disebut-sebut sebagai New Maradona terseb...
-
Siapa yang gak tahu Thomas Alva Edison? Ya, penemu ini adalah salah satu penemu terbaik di dunia karena telah mematenkan sekitar 1.094 pe...

