5 Posting Terbaru

Rabu, 23 April 2008

Bobotoh Persib Dukung Siap Dukung Timnas di Siliwangi

BANDUNG, RABU - Penampilan Timnas Indonesia yang akan bertarung melawan Timnas Yaman di Stadion Siliwangi, Jumat (25/4), dipastikan bakal mendapat dukungan penuh bobotoh.

Bahkan bobotoh yang tergabung dalam Viking, berjanji akan melakukan spesial kepada Timnas. "Untuk pertandingan Jumat nanti, kami akan mengenakan pakaian merah-putih. Semoga dengan cara ini, Timnas bisa tampil maksimal," ungkap Ayi Beutik dari Viking, Selasa (22/4).

Beutik menyebutkan, pihaknya akan memberikan dukungan penuh kepada Timnas bukan karena di tim asuhan Benny Dollo tersebut ada empat pemain Persib. "Ini sebagai bukti kalau kami memiliki rasa nasionalisme," tegas Beutik.

Demi nasionalisme, menurut Beutik, bobotoh dari Viking rela menanggalkan seragam biru-biru milik Persib yang biasa dikenakan ketika datang ke Stadion Siliwangi. "Jadi demi memberikan dukungan kepada Timnas, jangan heran kalau tribun timur yang biasa dikuasai warna biru, Jumat nanti akan berwarna merah," jelas Beutik sambil mengimbau kepada anggota Viking untuk mengenakan pakaian berwarna merah-putih saat mendukung Timnas nanti.

Sementara itu bagi anggota Viking yang ingin mendapatkan tiket pertandingan Timnas Indonesia vs Timnas Yaman, bisa memesan ke toko Real Suporter Persib di Stadion Persib Jl Ahmad Yani. "Pemesanan hanya untuk tribun timur dan tribun utara-selatan. Tiket tribun timur Rp 15.000 dan tribun utara-selatan Rp 5000," kata juragan tiket dari Viking, Boseng.(Tribun Jabar/Deni Ahmad Fajar)

Senin, 21 April 2008

Bunuh Enterobacter dengan ASI


Dugaan pencemaran bakteri pada produk susu dan makanan bayi yang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini telah menyebabkan ibu-ibu rumah tangga menjadi resah.

Kekhawatiran para ibu akan dampak pencemaran terhadap anak-anak dan bayi sungguh wajar karena produk susu dan makanan bayi instant kini sudah menjadi sumber gizi utama bahkan sebagai pengganti ASI sekalipun.

Menurut pakar mikrobiologi dari IPB Prof Dr. Betty Sri Laksmi Jenie, pencemaran bakteri enterobacter skazakii yang ramai diperbincangkan sebenarnya tidak perlu membuat panik ibu-ibu anndaikata anak-anak dan bayi mereka pernah atau sedang mendapatkan ASI (Air Susu Ibu).

¨Dalam ASI banyak terkandung bakteri menguntungan (probiotik) yang jumlahnya mencapai miliaran. Salah satu jenis bakteri menguntungkan itu adalah Bifidobacterium yang nyata-nyata dapat membunuh bakteri merugikan termasuk jenis enterobacter yang hidup di usus,¨ ungkap Prof Betty, kepada kompas.com di kawasan Kuningan Jakarta, Kamis (28/2).

Prof Betty menjelaskan, ASI merupakan makanan terbaik bagi anak di bawah usia satu tahun, dan bila bayi sudah perrnah mendapatkannya, kemungkinan mereka terserang bakteri membahayakan akan sangat minim.

¨Dalam usus manusia termasuk bayi, bakteri menguntungkan jumlahnya memang harus lebih banyak dari yang merugikan. Dengan mendapat ASI ekslusif, jumlah bakteri baik tentu akan akan sangat banyak sehingga mampu memperkuat kekebalan. jika yang terjadi sebaliknya, maka kemungkinan bayi terserang penyakit akan semakin terbuka,¨ ungkapnya

Menanggapi infeksi bakteri enterobacter terhadap bayi, Prof Betty mengatakan kasusnya di Indonesia sebenarnya memang masih sangat jarang. ¨Kalaupun bayi terinfeksi, biasanya pada bayi yang lahir dengan berat badan kurang atau pada mereka yang mengalami gizi buruk,¨terangnya.

PSV Eindhoven Juara Liga Belanda 2008


PSV Eindhoven merengkuh gelar juara Liga Belanda musim ini usai menundukkan tuan rumah Vitesse Arnhem 1-0, Ahad (20/4). Ini merupakan gelar keempat dalam empat tahun terakhir.

Hadir di kandang Vitese Arnhem, PSV Eindhoven sebenarnya hanya perlu hasil imbang untuk memastikan gelar Eredivisie musim ini. Namun, PSV tidak mau berjudi dengan bermain setengah hati. Hasilnya pada menit ke-46 Danko Lazovic membawa PSV memimpin 1-0.

Setelah gol Lazovic, baik PSV maupun Vitesse sama-sama memiliki sejumlah peluang emas. Namun hingga pertandingan usai tak ada lagi gol tercipta. Tambahan tiga angka membuat anak asuh Sef Vergoossen ini tak terbendung untuk menjuarai liga musim ini.

Jumat, 18 April 2008

Slank Ikuti Jejak Rolling Stones


JAKARTA, RABU -- Jika sutradara kawakan Martin Scorsese begitu tertarik untuk membuat film dokumenter tentang grup rock legendaris The Rolling Stones, maka sutradara kenamaan Indonesia Garin Nugroho tertarik membuat film sejenis, dengan menjadikan grup Slank bintang utamanya. Bagaimana tanggapan Slank sendiri?

"Kami seneng banget. Apalagi idenya sendiri datang dari Mas Garin (Nugroho). Orang sudah tahulah siapa dia. Karya-karyanya udah enggak diragukan lagi," kata gitaris Slank, Abdee Negara, mewakili rekan-rekannya, ketika ditemui di "markas" Slank di Jalan Potlot III, Jakarta, Rabu (16/4).

Jika tak ada aral melintang, kata Abdee, syuting penggarapan film tersebut akan dimulai pada bulan Mei mendatang. Sejumlah persiapan pun kini sudah mulai dilakukan.

Buat personel Slank sendiri --Kaka (vokal), Abdee (gitar), Ridho (gitar), Ivanka (bas), dan Bimbim (drum)-- tak mudah terlibat dalam penggarapan sebuah film, meski nanti mereka tetap akan memerankan diri sendiri.

"Tetap butuh latihan, karena Slank bukan hanya tampil sebagai musisi. Ini (main film) bukan pekerjaan yang mudah. Kaka, misalnya, harus juga melatih bagaimana menari. Gue, masih belum tahu. Yang pasti, setiap personel Slank nantinya akan punya simbol-simbolnya sendiri," katanya.

Dikatakan pria kelahiran Donggala, 28 Juni 1968 ini, film yang rencananya akan dirilis akhir tahun ini, bukanlah film yang hendak mencoba mengangkat sejarah Slank, melainkan lebih pada pendokumentasian sebuah kelompok musik atau mungkin sebuah peristiwa budaya.

"Beberapa momen yang dianggap berkesan mungkin akan dimasukkan. Yang sekarang ini (lagu Gosip Jalanan, yang membuat panas kuping sejumlah anggota DPR, Red), mungkin juga dimasukkan. Tapi enggak tahu juga, ha...ha...ha...," ujar Abdee.

Sumber : Kompas.com

Lorenzo Cabanas Kembali ke Persib

BANDUNG, Gelandang Lorenzo Cabanas akhirnya bergabung dengan Persib, meski mantan pemain Persiba itu belum meneken kontrak. Kepastian pemain pelontos itu gabung Persib diutarakan Wakil Manajer Persib, H Umuh Muhtar, Kamis (17/4).


Menurut Umuh, harga Cabanas tidak semahal yang diperkiarakan. Malahan, katanya, lebih murah dari harga pada musim lalu. Tapi Umuh tak mau meperinci harga yang harus dibayar Persib. Tahun lalu, pemain berkepala plontos ini dikontrak seharga Rp 600 juta.

"Agen Cabanas, Nelson Sanchez pernah pasang harga di atas satu miliar. Tapi kenyataannya tidak. Lewat negosiasi akhirnya, Persib dan Cabanas sudah setuju," katanya.

Manajer Persib, Jaja Soetarja mengatakan, pemain yang memperkuat Persib pada musim lalu ini memang menjadi target utama Persib. Meski, pernah di lepas, kata Jaja, Cabanas akhirnya mau bergabung dengan Maung Bandung.

Persib sempat akan melepas Cabanas karena harga pemain itu terlalu mahal. Sanchez pernah mematok harga untuk pemain itu Rp 1,2 miliar.
Sumber : TRIBUN

Senin, 14 April 2008

Hade Jangan Sekadar Dagang Saat Kampanye


Sejumlah warga mengaku senang dengan kemenangan pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade). Namun mereka meminta agar Hade tidak sekadar berdagang saat kampanye, tapi harus mewujudkan janji-janjinya itu.


Dadang Rubandi, Staf Bagian Pendidikan SMK Negeri PU mengatakan, saat kampanye para calon gubernur/wakil gubernur, termasuk Hade, seolah-olah sedang berdagang. Namanya pedagang, kata Dadang, pasti akan "menjual" yang baik-baiknya saja.


Karena itu, Dadang meminta agar Hade tidak sekadar berdagang, namun mewujudkan janji- janji mereka saat kampanye di antaranya pendidikan gratis dan penyediaan lapangan kerja bagi warga Jawa Barat.


Soleh, seorang guru teknik di salah satu SMK di Kota Bandung mengatakan, melihat pendapatan asli daerah (PAD), pendidikan gratis itu logis dan bisa diterapkan di Jawa Barat. Namun Soleh mengaku tidak terlalu optimis pendidikan gratis itu bisa terealisasi.

Letusan Abad VI Lebih Dahsyat dari Gunung Tambora


Endapan lapisan asam yang digali dari dasar es Greenland menunjukkan kemungkinan terjadinya letusan dahsyat yang pernah terjadi pada abad VI. Kekuatannya mungkin lebih besar daripada Letusan Gunung Tambora di Sumbawa dan sempat membuat seluruh permukaan Bumi gelap.

Bukti terjadinya letusan berupa ditemukannya molekul asam sulfat di lapisan es Greenland. Molekul-molekul tersebut mendukung cerita dalam naskah kuno bahwa pada tahun 536 wilayah Asia, Mesopotamia, hingga Eropa menghadapi bencana gelap dan dingin yang menyebabkan kerusakan lahan pertanian, memicu peperangan, dan wabah penyakit. Sebelumnya cerita ini masih menjadi misteri karena tidak ditemukan bukti-bukti apapun, jejak letusan atau jatuhnya meteor besar.

Pengujian menunjukkan molekul sulfat di Greenland menegndap antara tahun 533-536. Usianya cocok dengan usia lapisan sulfat dalam jumlah besar yang ditemukan di inti es dari Antartika. Data tersebut juga konsisten dengan informasi dari lingkaran-lingkaran batang pohon tua dari belahan Bumi utara yang menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhannya mengalami penurunan selama seabad dimulai tahun 536.

Peristiwa semacam ini tercatat dalam teks kuno China yang menceritakan bahwa kegelapan berlangsung sekitar setahun. Kelaparan melanda dan salju turun di musim panas. Pada kurun waktu yang sama, orang nomaden Mongolia yang dikenal sebagai kaum Avars juga diceritakan bermigrasi ke Eropa. Meski kontroversial, beberapa ahli sejarah juga mengaitkan masa kegelapan ini sebagai pemicu runtuhnya peradaban Mesoamerika di Teotihuacan, wabah penyakit pes yang meluas di Eropa dan Timur Tengah, kebangkitan Islam, dan jatuhnya kekisaran Romawi.

"Tidak diragukan lagi penyebab peristiwa bencana sebesar itu, sebab bukti tersebut cukup untuk menyimpulkan bahwa penyebab letusan besar," kata Keith Briffa, dari Universitas East Anglia, Inggris. Temuannya telah dilaporkan dalam jurnal Geophysical Research Letters edisi terbaru. Namun, gunung mana yang meletus kembali menjadi tanda tanya.

Yang masih membingungkan lagi, efek pendinginan Bumi tersebut tidak terlihat pengaruhnya di belahan Bumi selatan. Namun, bukti-bukti tersebut memperlihatkan bahwa efek letusan terhadap suhu Bumi lebih besar daripada letusan Gunung Tambora tahun 1815 maupun Krakatau tahun 1883.(NG/WAH)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Topik Populer Bulan ini